Profesional Muda Belia Venture Capitalist 19 Tahun

Profil Pengusaha Patrick Finnegan


 
Umurnya sih baru 19 tahun, tetapi Patrick Finnegan merupakan salah satu venture capitalist ternama. Nama pemuda kece ini menjadi buah bibir banyak media besar seperti CNBC dan CNN. Dia lah contoh wujud generasi Z, generasi termuda dari milenia.

Berawal dari keinginan mendirikan startup sendiri. Ia mulai fokus mengejar mimpinya menjadi pemodal. Dia pindah ke Manhattan dengan segala kesuksesan.

Drop out sekolah


Anak muda kelahiran Connecticut, dan tumbuh besar di kawasan Willaimstown, Mass -sebuah kota kecil di Berkshire. Dia bersekolah di sekolah asrama bernama Eaglebrook School. Itu merupakan sekolah khusus laki- laki sampai kelas enam. Sebuah pengalaman menyenangkan ujarnya. Selepas lulus hingga sampai kelas delapan dia berjalan dalam kebosanan perjalanan akademis.

Finnegan memiliki pandangan masa depan. Di umur 14 tahun, contohnya, bisnis pertama Finnegan dimulai dan ini tentang startup kupon. Itu loh, bisnis online yang menawarkan kupon aneka diskon baik makan atau traveling. Untuk mengakali umurnya dia terpaksa membuat identitas palsu.

Tidak buruk karena dia mengantungi untung $80.000, mengerjakan aneka proyek online. Dan banyak bisnis dijalankan tetapi tidak selalu berhasil. Ia tidak menjelaskan detailnya kenapa. Yang pasti membuat identitas palsu membuat Finnegan kecil khawatir.

Memang sampai lulus dia tidak pernah tertangkap guru. Tetapi ketika itu ibunya yang memergoki KTP palsu miliknya.

Semua bisnis dijalankan dari balik pintu kamar asrama. Selepas sekolah menengah pertama, Finnegan malah drop out ditengah jalan ketika menengah atas. Mungkin bagi orang tua atau orang tidak mengenalnya, ini menjadi keputusan paling menyedihkan, tetapi salah besar.

Beruntung dia diterima kerja di perusahaan periklanan, Wieden+Kennedy. Dimana merupakan perusahaan agensi yang menangani iklan terbaik Nike. Tidak cuma itu Finnegan juga mendirikan perusahaan sendiri yang bernama WorldState.

Perbedaan terbesar dari generasi milenia adalah brand. Dimana brand "kesusahan" mengenali demografi dari anak- anak jaman sekarang. Inilah kenapa bermunculan anak muda seperti Finnegan. Perjalanan karirnya kemudian melangkah dari satu firma, perusahaan marketing, dan pendanaan startup.

"Saya memiliki beberapa orang saya panggil, dan berkata, "bisakah kamu menaruh (investasi.red) $50 ribu?" atau beberapa $1 juta, sewaktu $2juta," ujar Finnegan bangga.

Meski membangun perusahaan kebanyakan berakhir gagal. Finnegan menemukan karirnya dibidang venture capital. Pengalaman bekerja dibidang periklanan dan diajari oleh para veteran. Nama Finnegan dipercaya oleh perusahaan bernama Studio.VC, untuk memahami bagaimana generasi baru kita dapat dipahami.

Alhasil dia menjadi yang termuda diantara VC di New York. "Patrick adalah networker yang menakjubkan, dan dia sangat cepata belajar mengenai apa orang akan sukai," puji Liam Lynch, pemilik Studio VC.

Pengusaha muda belia


Dia tidak menyebut berapa gajinya. Hanya Finnegan disebutkan mengerjakan proyek senilai $5 juta. Dia cuma menyebutkan pendapatan konsultasi antara $3.000 sampai $7.000. Totalnya dia mengaku sudah dapat mengantungi enam digit angka nol.

Kelebihan Finnegan adalah kegagalan terus menerus. Dari sinilah dia belajar bagaimana memahami tentang generasi kekinian.

"Saya sangat naif. Menjadi muda, kamu bisa memanfaatkan saya," ujarnya. Ia mencontohkan ketika umurnya 16 tahun dia pernah bekerja. Sebuah perusahaan bernama MetricsHub yang kemudian dibeli Microsoft. Dan sebagai pegawai pertama perusahaan, dia tidak dapat apa- apa.

Pelajaran terpenting dalam hidupnya. Kekurangan pendidikan formal bukanlah masalah. Ini terjadi delapan bulan lalu ketika dia bertemu dengan salah satu mentornya di New York. Kehidupan sosial kota besar dan bekerja di banyak perusahaan membawanya bertemu orang hebat.

Waktu itu sang mentor sangat mempercayainya. Sayangnya, dia gagal, mengecewakan mentor padahal dia dianggap lebih tau tentang generasi sekarang. Karena orang telah percaya dengan dia, maka tidak ada waktu berpesta sekarang.

"Saya harus memberikan 150% saya setiap saat," jelasnya.

Bagi anak muda seperti dirinya tentang bersenang- senang tidak lepas. Tetapi sekarang baginya menjadi lebih besar merupakan aset. Mimpinya menjadi pengusaha mogul, sukses dalam hal merombak tatanan pengusaha sekarang dan menstabilkan bisnisnya.

Dia bukanlah lulusan Harvard. Namun Finnegan mampu melihat pola pasarnya anak muda. Para milenia lebih melihat perusahaan berbeda. "Apakah itu trendy? Apakah tahan lama?" jelas Finnegan. Berbicara mengenai tip sukses ala pengusaha muda 19 tahun. Maka tiga hal penting dapat kamu pelajari sebagai berikut:

1. Kamu harusnya mengikuti arus

Dia pindah ke New York dan merasa dikalahkan. Orang berhasil mengejar pengalamannya dulu. Karena dia waktu disana cuma berbicara tidak melakukan. Dan Finnegan menyadari bahwa jika kamu mau menjadi pengusaha besar, kamu membutuhkan penyaluran.

"Saya mau mangatakan bahwa hal paling penting ialah menyalurkan," paparnya.

2. Bicara kurang, mendengar lebih banyak

Menjadi pengusaha berarti berbicara. Tetapi meski kamu butuh menyalurkan lebih banyak, akan ada waktu lebih banyak buat kamu berbicara kurang dan mendengar. Tidak membicarakan semua progres kamu di sosial media lebih penting. Karena itu semua ucapan kamu ke publik, maka kamu tidak akan jadi spesial.

3. Selalu bekerja keras

Kita memiliki akses keluar lebih banyak ketika kita tidak ada internet dulu. Sekarang keluar lah dan kejar mimpi kamu. Yang mana penulis isyaratkan bahwa terkadang internet berarti membuang waktu. Perhatikan apa yang kamu lakukan dan dunia nyata lebih baik.

Bisnis Kasur Berteknologi Mutahir Merek Casper

Profil Pengusaha Neil Parikh dan kawan 



Seorang salesman akan berbicara cepat. Dimana dia akan memberikan banyak pilihan. Hingga kamu akan membeli dengan harga telah mereka tentukan. Disisi lain butuh penyegaran di produk. Sedangkan beberapa produk membutuhkan sentuhan khusus layaknya matras. Inilah kisah sukses perusahaan matras bernama Casper.

Perusahaan senilai industri $14 juta, dimana Casper memberikan inovasi distrup industri matras biasa yang menjual secara tradisional. Bisnis Casper unik yakni menjual satu jenis matras, tanpa fee, dan masa coba selama 100 hari percobaan. Ini bekerja loh bisnis Casper menjual $1 juta dalam satu bulan pertama.

Kemudian perusahaan asal New York ini mendapatkan dukungan modal kapital senilai $70 juta. Apakah ada masalah ternyata menurut salah satu pendirinya, Neil Parikh, semua terletak dibawah kasurnya.

Jika menyebut bisnis Casper ingin merusak sistem bisnis permatrasan. Yah memang sejak awal inilah satu tujuan perusahaan startup ini. Namun, semenjak itu pula, para pendiri perusahaan ingin lebih ke bagaimana mereka menciptakan industri tentang tidur, bukan tempat tidurnya.

Bisnis matras atau kasur ini memang banyak model. Faktanya semua cuma menawarkan model dan semua pada dasarnya sama saja. Kamu tidak berharap 35 model berbeda tetapi tidur kamu tetap sama. Berbeda dengan membeli mobil, dimana kamu punya data tentang kekuatan, hemat bahan bakar, AC -nya, tetapi matras?

Ketika mencoba berbagai macam matras atau kasur. Pendiri Casper, Neil Parikh, membeberakan apa yang dibutuhkan masyarakat adalah backup. Produk memory foam memang penuh dukungan, tetapi panas dan tidak terlalu empuk. Jadilah mereka menambahkan latex dalam garis pinggirnya. "...dan memilik paten."

Luke Shewin, Chief Creative Office Casper dan salah satu pendiri, ia terbangun di kamar lantai empatnya dan mulai berpikir tidak sanggu membawa kasur berukuran besar ukuran queen's size. "Jadi bagaimana jika kita bisa mengkompres matras menjadi seperti bok sebesar lemari es?" jelas Luke.

Lalu bagaimana jika mereka bisa mengirim matras itu lewat jasa pengiriman biasa. Ditambah bagaimana jika kamu bisa mencobanya dulu di rumah. Jika tidak suka maka pihak Casper akan mengambil gratis. Memang beberapa perusahaan sudah melakukan itu. Tetapi berapa jumlah perusahaan meminta tambahan fee untuk pengembalian.

Bayangkan seorang pasangan yang memposting di Youtube tentang matras milik mereka. Mereka merasakan pengalaman menakjubkan dari pemesanan, pingiriman, dan layanan purna- jual. Inilah tujuan utamanya. Para pelanggan akan terus bicara positif lewat sosmed dan mungkin mereka akan membeli beberapa set dan bantal.

Pengembalian karena tidak puas sangat rendah. Mereka juga memberikan beberapa matras sebagai donasi kepada pihak badan amal. Ini akan lebih menguntungkan dibanding membersihkan dan menjual kembali yang mana memakan waktu antar negara bagian.

Bisnis teknologi


Membeli matras atau kasur biasanya setiap delapan sampai sepuluh tahun sekali. Perusahaan kasur tidak akan mikir siapakah kamu -produk mereka akan tetap dijual. Tetapi bagi Casper, bisnis mereka merupakan satu bisnis jangka panjang.

Berbeda perusahaan lain, Casper memberikan pertanyaan dan senang menanggapi hal tersebut. Sebut saja apakah mereka butuh bok. Atau apakah matras mereka cocok dengan dipan yang sudah siap. Casper akan melakukan kegiatan diskusi. Mereka bahkan tau siapa saja yang memakai dan atau jumlah anak, binatang peliharaan.

Mungkin aneh tetapi Casper fokus di kenyaman tidur kita. Bahkan mereka seolah ingin apa saja menganggu tidur kita. "Bagaimana saya mengubah orang ini menjadi advokat terbesar kami?" Ia menambahkan bahwa Casper Lab memiliki data pelanggan. Mereka berjumlah 15.000 orang dalam soal pengembangan produk sendiri.

Mereka (pelanggan) datang ke acara event Casper, mencoba matras baru berupa prototipe, dan mereka itu seolah menjadi terobsesi akan tidur. Mereka mengirimkan data tidur mereka. Lalu mencoba produk baru lalu Casper akan memberi tau mastras mana cocok buat kamu.

"Kami menganggap perusahaan kami perusahaan teknologi dulu," lanjutnya.

Mereka menciptakan software bagaimana materialnya. Kemudian komponen matras apa dan bagaimana itu divisikan dan kapan dibangun. Dan ketika orang belum mendapatkan matrasnya karena kurir pengiriman belum sampai. Maka mereka akan menghubungi langsung bahkan sebelum kamu mengecek nomor resi.

Mereka menjual langsung ke kostumer. Tidak ada struktur biaya bagia Casper. Mereka telah siap akan hal lebih besar yakni material dan nilai kembali. Dimana batas penjualan akan capai $1000 dimana pelanggan akan membeli kasur pertama mereka senilai $500.

Casper menyebutkan lingkungan tidur. Ya jadi ketika mereka mulai mengerjakan matras, maka tangan kreatif mereka masuk ke bantal dan aksesoris lain. Ketika kamu bertanya bagaimana mereka memproduksi itu. Mereka menyebut ada 100 ketebalan berbeda dalam bahan baik untuk matras, bantal, dan pelanggan sudah coba.

Butuh waktu 16 bulan buat satu bantal. Mereka menghitung jumlah bulu angsa bantal yaitu 90 persen dan 110 bahan lain. Mereka juga telah memperhitungkan kenyamanan melebihi perlengkapan tidur yang orang lebih merasa nikmat yakni hotel. Untuk mengecek kenyamanan pelanggan Casper menyediakan satu lampu tracker.

Ketika bisnis Whole Foods menawarkan gerakan makanan sehat. Maka Casper melakukan gerakan agar tidur sehat.

Depresi Kuliah Hukum Tidak Menjanjikan Memilih Jus Buah

Profil Pengusaha Annie Lawless 




Sekitar lima tahun lalu lah, Annie Lawless, sedang merasakan betul malah bangun dari tempat tidur. Pasalnya dia adalah mahasiswi hukum dan tidak menyenangkan. Meski begitu dia mengerjakan hal hebat di kelasnya. Dia termasuk mahasiswa baik.

Akan tetapi ia menemukan titik deperesi tentang apa yang dia tidak pernah rasakan.

Dia tau sesuatu haruslah dirubah. Tanpa memikirkan mungkin terburuk sebagai pegangan, tiba- tiba Annie memutskan keluar dari sekolah alias drop- out.

Ia sadar dia butuh inspirasi, daripada letih, karena sesuatu. Dia kemudian ingat tentang satu hal. Kegemaran dia akan nutrisi karena menderita celiac. Sejak kecil dia sudah belajar segala tentang nutrisi buat kesehatan sendiri. Dia belajar tentang makan bernutrisi lewat dijus, terutama cold press juicer.

Apakah itu yaitu bagaimana mengejus tanpa menimbulkan panas. Dimaksudkan agar tidak mempengaruhi vitamin, mineral, dan enzimnya. Sejak saat itu Annie sudah belajar berbagai cara mengejus dengan benar

"Kami tidak melakukan ini untuk membuat uang atau memiliki perusahaan besar. Kami hanya mau berbagi tentang apa kami cintai dengan orang lain dan berharap mereka juga akan suka," tuturnya dalam wawancara bersama The Every Girl.

Pengusaha sehat


Dia tidak pernah membayangkan bisnis akan sukses. "Kami tidak pernah berpikir Suja akan menjadi seperti sekarang," ujar dia. Annie tidak pernah membayangkan usaha berawal dari dapur akan seperti ini. Hari ini, ia malah mengajak teman sesama mahasiswa hukum, agar menjalankan entrepreneurship seperti dia sekarang.

Ikuti mimpi kalian, tujuan kalian, kejar dengan penuh passion, itulah dia harapkan dari kita. Annie Lawless lantas bercerita tentang perjalanan kuliahnya. Kuliah hukum sangat menyita waktu daripada dia bayangkan. Annie merasakan butuh namanya penghilang stress karena kejenuhan.

Ia mengerjakan yoga secara religius sejak 16 tahun. Melanjutkan dia berbisnis studio yoga bernama La Jolla. Tidak dinyana melalui bisnis dia bertemu dengan banyak orang. Bukannya fokus ke sekolah hukum, malah Annie belajar pelajaran mengajar, bekerja dibelakang meja, dan dia akhirnya menjadi guru disana.

Dia menikmati bekerja dan wirausaha. Itu adalah pengalaman sangat menyenangkan dan mencinta bekerja. Ia menderita penyakit yang membuat autoimmune menyerang kulit. Pada saat itu dia mendapatkan obat berupa krim steroid setiap malam agar tidak gatal. Akan tetapi penyakit lain datang yang bernama Celiac's disease.

"...yang saya tidak pernah saya dengar dan tidak tau apapun tentang itu," imbuhnya. Waktu itu gluten adalah hal tidak baik bagi tubuhnya, sementara makanan bebas zat gluten jarang di pasaran.

Di Arizona jujur tidak ada namanya toko semua makanan. Tidak ada makanan bebas zat gula, maka mulai lah dia belajar tentang nutrisi dan menjalankan diet khusus. Beryukur karena berkat itu dia sembuh dari satu penyakitnya yaitu eczema -penyakit kulit tersebut- dengan bantuan diet bebas zat gula atau gluten.

Pengalaman menjadi titik temu bisnis selepas itu. Ia menyadari tubuhnya cocok denga sistem makan dijus. Ia lantas berpikir memperkenalkan cara tersebut. Secara jujur dia menjadi sehat dan terobsesi akan hidup di vegertarian. Dari remaja sampai dewasa dia menikmati makanan dijus lalu menjadi passion sampai dia sadar.

Bisnis baru

Dia bertemu Eric Ethans, juga menyukai kesegaran, utuh, dan tentu organik. Semua yang Annie suka ya di Ethans. Mereka bersama membuat campuran jus dari rumah mereka. Membeli semua buah organik dari pasaran yang ada bahkan dengan harga penuh. Lalu mereka menjual jus itu ke teman komunitas yoga.

Jadi Suja merupakan kolaborasi dua orang. "Kami bertemu di studio yoga," kenang Annie. Ethans awalnya yang membawa sendiri jus hijau buatan dia. Mereka berdua lantas minum bersama ketika jeda. Lantas jadi pembicaraan serius tentang berbisnis jus buah organik.

"Kami bertemu dalam satu pembicaraan dan menemukan cinta kami sama akan kesehatan, nutrisi, membuat jus, dan organik," Annie bercerita.

Mereka berpikir bagaimana jus dingin dapat diakses semua orang, teman dan keluarga. Mereka lantas mulai berbisnis kecilan berbasis di San Diego dengan pengiriman langsung ke rumah.

Permintaan tumbuh cepat. Sampai seorang suami dari seorang kostumer, James Brennan, menawarkan diri ikut nimbrung dalam bisnis mereka. Kebetulan dia merupakan pengusaha sukses. Ia melihat potensi di Suja. Awalnya, merasa skeptis akan bantuan, tetapi mereka berpikir pengalaman James mungkin bisa membantu.

James lalu mengajak CEO NIKA Water, Jeff Church, bergabung membangun Suja. Mereka akhirnya bisa membawa Suja sebagai bisnis jus organik non- GMO. Karena menggunakan teknik dingin maka jus akan bertahan tiga hari. Suja mengalami beberapa kendala ketika mencoba menasional sebagai startup.

Maka Suja mulai memanfaatkan teknologi perusahaan lain. Yakni teknik high- pressure processing (PHP) yang membawa kemungkinan menghancurkan bakteri pada Suja. Itulah kenapa kini Suja memiliki jus yang bisa bertahan sampai 30 hari dan siap dipasarkan nasional.

Di September 2012, setelah satu tahun berjuang keras, maka Suja melahirkan bisnis grosir makanan sehat non- GMO. Mereka kini telah memiliki 10.000 outlet dan menghasilkan $80 juta- $90 juta per- bulan. Di Agustus tahun sama, Annie setuju dengan rekan- rekan menjual 30% sahamnya ke perusahaan Coca- Cola.

Nilai penjualan sampai $90 juta dan menjual 20% lagi ke Goldman Sachs untuk $60 juta, yang kemudian itu bernilai $300 juta. Bekerja sama dengan Coca- Cola memberikan suplie dengan biayan rendah, kemudian diberikan fasilitas, dan rantai distribusi lebih luas.

Inilah kisah Annie, wanita berumur 30 tahun, yang lulus menjadi entrepreneur selama bertahun- tahun. Dia pun dikenal sebagai penulis blog BLAWNDE.

Inspirasi kamu

Memang secara kasat mata bahwa mereka tidak perlu mencari. Soal pendanaan inilah kelebihan Suja, kamu juga bisa meniru apa yang Annie lakukan: Temukanlah niche dalam bisnis menohok tradisi. Ketika orang lebih memilih makanan sembarangan, dan kesadaran akan hidup muncul, maka Suja merupakan solusi kita.

Bagi Annie bekerja sama dengan orang lain ialah tentang belajar. Dia bekerja sama dengan orang yang kerja dibalik permodalan. Annie belajar banyak tentang nilai. Berapa banyak kamu menaruh hubungan personal dalam bisnis.

"...bertanyalah banyak pertanyaan, dan pahami apa yang kamu tengah masukim," ujarnya bijak.

Selain sebagai pengusaha juga seorang blogger. Sebuah tantangan karena dia menulis blog -nya sendirian atau 100% dirinya. Blog bernama BLAWNDE dikerjakan setiap hari. Ia mencintai blognya, mulai mengisi serangkaian foto, melakukan desain grafis, mengedit foto, ataupun menciptakan konten buat sosial media.

Dia benar- benar mencinati Suja dan blog -nya. Meski telah memiliki akar tetap memasuki semua pikiran orang satu per- satu sangat sulit. Tidak semua orang menyukai Suja ataupun beberapa orang akan berharap lebih dari produk Annie.

Apa dilakukan Suja ialah berbagi passion dan mengkoneksikan kostumer ke brand. Mereka seolah akan jadi bagian dari misi Suja menjadi produk sehat.

Soal marketing apakah Annie memanfaatkan blog. Dia secara terus terang blog muncul selepas bisnis Suja. Ia sendiri lebih menikmati menaruh apa yang dia makan, pakaian dia kenakan, atau restoran dia kunjungi ke sosial media, Instagram khususnya.

Sedangkan blog akan lebih ke tulisan dan berbagi cerita tentang hidup. Tidak ada marketing khusus, namun ia selalu mengintegrasikan dirinya dalam brand. Ia akan mengajak pengunjung blog agar memahami apa lebih dari sebotol jus Suja. Ia memilih blog sebagai behind- scane perjalanan bisnis Suja serta pemikirannya.

"Jangan khawatir akan apa orang lain pikirkan! Saya sebenarnya terbiasa begitu, dulu datang ke sekolah hukum, karena mau keluarga dan teman bangga atas saya dan berpikir saya adalah orang di dalam benak mereka," ia menerangkan.

Dan pada akhirnya dia pernah merasakan tidak mau mengecewakan. Padahal perjalanan dirasanya terdapat di entrepreneurship. Sebuah kegundahan berubah menjadi depresi. "Saya belajar keras agar mengikuti jalur saya tidak memiliki passion... Jika kamu kacau dan tidak bahagia, orang lain sanjungkan dan terima tidak penting."

Pelopor Wirausahawan Muda IT Ridwan eBdesk

Profil Pengusaha Ridwan Prasetyarto



Dia dikenal sebagai pengusaha era 2000 -an. Namanya sempat disebut sebagai pengusaha muda dibawah 35 tahun. Kala itu entrepreneurship masih dalam ketidak pastian. Menjadi pengusaha bukan pilihan utama, internet tidak melaju pesat seperti sekarang, maka inilah kisah Ridwan Prasetyo.

Tidak banyak kisah dapat ditemukan ketika dicari. File artikel diantara tahun 2000- 2009 ditelusuri. Yang pasti dia dikenal sebagai CEO eBdesk. Sebuah perusahaan software perintis bagi masyarakat Indonesia.

"Saya tidak bergaya seperti bos," tuturnya. Hanya orang biasa yang mengambil kesempatan. Berani kah kamu mengambil resiko. Juga bagaimana memasukan gaya berbisnis kamu. Dijamannya sudah menggunakan metode bisnis ala startup yang tidak terikat susunan hirarki.

Yang terpenting pekerjaan harus selesai tegas Ridwan. Sebaik mungkin bagaimana mereka mendeliver setiap produk mereka ke pasaran.

Bisnis software


Mendirikan perusahaan ketika umur 35 tahun. Dia bersama tiga kawannya sejak 1999. Barulah pada tahun 2001 mereka baru masuk ke ranah komersil. Bayangkan mereka memiliki banyak pelanggan besar, antara lain PT. Astra International, Telkom, PT. Rekayasa Industri, Satelindo, PT. Rajawali Nusantra Indonesia juga Pertamina.

Kebanyakan pelanggan dari Indonesia, juga Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Malaysia. Didirikan oleh anak- anak alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Kantornya sejuk karena berpusat di Bandung, dimana berhawa dingin sejuk, sebuah rumah dan perkantoran jadi satu memiliki pekarangan luas.

Dari Amerika Serikat, pelanggan bonafitnya adalah Interim Healthcare, jasa outsourcing kesehatan. Kinerja mereka baik dan mampu mengantungi pendapatan Rp.4,5 miliar. Pada tahun 2002 membukukan laba bersih sampai 30%.

Perusahaan software yang melaju mengikuti perkembangan jaman. Dimulai dari perusahaan bernama Optima Infocitra Universal (OIU). Perusahaan perangkat lunak berbasis Microsoft dan Oracle. Dimana mereka ini mengembangkan software costumized. Fokus menangani bisnis khusus, maka eBdesk melepas diri dari OIU.

Sejak pertengahan 1997, Ridwan bersama kawan fokus membangun eBdesk, dimana merupakan jawaban atas ketidak puasan akan perusahaan software kala itu. Perusahaan dimasanya berorientasi proyek dan jasa konsultasi saja.

"Ini menjadikan kita pemakai software bikinan pemain besar dari luar," ujar M. Iqbal Noor, Chief Strategic Alliance eBdesk.

Dorongan memisahkan diri tersebut membuat mereka fokus. Mengerjakan software masal komersil pertama mereka. Namun tidak mudah mendesain perangkat lunak menjadi produk siap pakai. eBdesk butuh waktu sampai satu tahun sebelum akhirnya memasarkan produknya ke halayak.

Mereka bekerja melalui trial and error. Ridwan selaku CEO, mengaku pernah mengalami "salah" desain, yang terjadi karena tidak mampu mengikuti perubahan pasar. Ketika arah pasar berubah maka Ridwan juga harus mengarahkan perusahaan harus berubah. Padahal perusahaanya itu tengah giat mengerjakan software pertama.

"Kami pun terpaksa mengubah lagi desain yang telah kami buat sehingga investasi yang telah dilakukan kami stop," Ridwan menambahkan.

Analisa pasar tajam dilakukan oleh perusahaan. Belajar lewat keselahan mengakat hasil software mereka ke ranah internasional. Akhirnya produk pertama mereka jadi pada tahun 2001 dan telah terjual sampai 500 lisensi lebih. Sebuah software hasil rekayasa seharga $1.000 buat 25 pengguna, atau $40 per- pengguna.

Banyak pelanggan mengakui software mereka memang cost effective. Lebih rendah biaya dibandingkan hasil perusahaan lain. Produk bernama Corporate Portal Software versi 3. Dimana kamu bisa menggabungkan semua aplikasi perusahaan dalam satu interface atau layar. Sifatnya costumized dan gampang digunakan oleh siapapun.

Inilah kelebihan software karangan anak negeri ini. Berbasis internet membuatnya terkoneksi melalui sistem komunikasi per- komputer. Ridwan menyatakan faktor harga juga menjadi penentu penterasi produknya ke pasaran.

Sukses tanpa sorotan


Tentu tidak banyak orang Indonesia sadar akan keberadaan eBdesk. Lewat konsep matang serta harga yang bersaing, padahal, perusahaan ini telah sampai ke pasaran luar negeri. Nama Ridwan Prasetyo sempat ikut naik menjadi berita di media masa online.

Generasi pengusaha muda Indonesia pertama ini menjelaskan. "Produk kami memang tidak bisa menutupi semua kebutuhan suatu perusahaan, tapi produk kami buat ini mencukupi kebutuhan mereka, simple tapi efektif," jelas Ridwan.

Harga yang baik didukung kualitas baik. Ingat bukan menjual murah tetapi menjadikan terjangkau. Software bikinan eBdesk berbasis Linux membuatnya tidak terikat lisensi. Perusahaan mampu menciptakan perbedaan merebut pasaran. Cakupan pasar pun diperbatasi agar tetap unggul. Mereka menyasar perusahaan ukuran menengah.

Rata- rata pengguna adalah 25- 500 orang. Segmen tersebut memang sudah sejak awal. Jika dalam negeri sudah diserbu produk asing, maka eBdesk memilih pasaran luar negeri. Kecondongan ini memang sengaja mungkin menurut kami karena tradisi kita (mencintai produk asing.red).

Menembus pasar luar negeri memang tidak memudah. Tetapi mereka lebih menghargai value sebuah produk dibuat. Bukan soal branded nya tetapi kualitasnya. Meski begitu kualitas produk Indonesia khusus dibidang teknologi masih sederhana. Oleh karena itu dia meyakinkan kekuatan pelayanan agar dipercaya konsumen.

Untuk itu mereka membentuk jaringan di luar negeri. Sebuah kerja sama dalam hal teknologi, pemasaran, dan konsultasi.

Visi Ridwan serta pendiri eBdesk lain memang besar. Menjadikan perusahaan Software Corporate Portal yang memimpin pasaran di luar. Bukan sekala lokal tetapi sekala dunia. Mereka bahkan berani menargetkan negera- negara seperti Eropa, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Mereka memasarkan melalui distributor independen. Produk mereka didistribusikan melalui para vendor hardware, konsultan software, dan pihak ISP. Melalui mereka lah produk milik eBdesk mencoba memasuki pasar dengan lebih dipercaya.

Uniknya mereka mendanai sendiri, dengan jumlah keryawan 27 orang, yang 23 diantaranya adalah ahli IT. Ridwan mengatakan investasi awal senilai $500.000- 1 juta. Dialokasikan untuk riset dan pengembangan produk. Jika untung maka akan langsung diinvestasikan kembali ke pengembangan produk.

Ridwan lantas bercerita kembali tentang perusahaanya. Pernah mereka memasarkan produk, eh ternyata, di luar sana ada perusahaan yang lebih dulu memasarkan produk sama. Sebuah "kecolongan" ujarnya kepada pewarta. Inilah pengusaha, masalah akan selalu menghadang tetapi harus dilewati karena kita belajar.

Target keuntungan tahun 2001 adalah $1 juta, dimana target penjualan 25.000 lisensi. Walau ia dan kawan- kawan telah sukses ekspansi masih dibidang sama. Mereka berprinsip berbisnis di ruang lingkup teknologi industri. eBdesk fokus mengembangkan perangkat lunak. Kunci sukses menurutnya adalah fokus di satu bidang.

5 Jalan Meluncurkan Perusahaan Agar Tetap Kuat

Artikel Bisnis: Menumbuhkan Perusahaan 



Mencari tau elemen apa yang menumbuhkan bisnis kita. Scott Belsky, presiden direktur Adobe sekaligus pendiri startup Behance, memiliki sedikit banyak penjelasan mendetail. Dikutip dari situs Entrepreneur.com, apakah membuat kesuburan dalam binis: Kreatifitas seimbang, kolaborasi, serta pandangan yang dijalankan.

Berikut tips buat kamu pengusaha startup. Bagaimana meluncurkan perusahaan yang akan tumbuh subur. Bukan pendek dan berhenti ditengah jalan, tetapi panjang bahkan menjadi besar:

1. Sadari batasan

Pengusaha itu perfeksionis terkadang, tetapi ternyata menjadi pengusaha berarti menjadi master dalam halnya mendelegasikan. Kamu tidak bisa mengerjalan semuanya sendiri. Menyalahkan orang lain karena hasilnya tidak sesuai harapan kamu.

Bahkan pengusaha sekelas Calvin Klein juga punya delegasi. "Tidak satupun berkata tentang mereka, tetapi mereka memilik orang- orang tersebut," tutur Belsky.

2. Butuh melihat jauh sebelum mempekerjakan

Bagi Belsky, orang dalam startup lebih utama dibanding produk itu sendiri. Meluncurkan perusahaan adalah pelatihan panjang dalam ketidak pastian. Butuh penegasan berulang bahwa perusahaan berbasis pelayanan itu butuh pasak- pasak kuat untuk bertahan. Dalam hal ini agar sanggup menghadapai badai dibutuhkan kerja tim.

"Kamu pasti akan salah, ataupun paling tidak 50 derajat kesana," ucap Belsky. "Tetapi dengan penempatan orang- orang tepat, anda akan menaha itu -meski bersama beberapa orang tidak tepat."

3. Jangan biarkan strategi menggantikan eksekusi

Ketika memenuhi logistik penting, malah tim kerja kamu sibuk memikirkan bagaimana sampai di titik A ke titik B dibanding melakukan tugasnya nyata, maka kamu bermasalah.

"Saya tidak menyukai proses," jelasnya. Baginya mempelajari proses sebenarnya tidak cocok. Baginya itu bahkan nampak seperti kotoran dalam penetapan.

Ini dibuktikan 10 tahun lebih bekerja menjadi CEO Behance, menyimpulkan bahwa menetapkan strategi terlalu komplek terkadang menunjukan kurangnya kepercayaan diri. Dibanding kamu terlalu sibuk akan satu masalah dalam proses, kenapa tidak mundur selangkah, membuat ruang keputusan untuk kamu bernafas.

4. Jangan meniru kompetitor

Bagi kebanyakan entrepreneur, tugas meningkatkan layanan serta produk tak akan berhenti. Masuk waktu ketidak percayaan diri, penting bagi kamu percaya akan visi dan jangan membandingkan diri kamu dengan sosok kompetitor, saran Belsky. Apa yang bekerja bagi mereka belum tentu bagi kamu dan pasar spesifik kamu.

5. Ikuti blueprint kamu sendiri

Terkadang media masa cuma membahasa spektakuler entrepreneur atas pertumbuhan monster. Ini bukanlah cara adil menilai seorang entrepreneur sukses atau tidak. Semua perusahaan mengalami masa pertumbuhan berapapun kecepatannya.

Dalam pemikirian Belsky, entrepreneur yang berhati- hati, terkendali dan tidak khawatir untuk "membunuh rasa sayang mereka" akan berada di puncak. Ketika kamu cuma memandang bagaimana membuat uang. Maka kamu akan kehilangan pandangan apa yang lebih berharga, seperti halnya pegawai kamu.

"Anda hanya mulai khawatir tentang uang," katanya, "dan bukan tentang produk atau orang-orang."

Biografi Jack Ma – Pendiri Alibaba Group , Orang Terkaya Di China


Kisah Sukses Jack Ma Pendiri Alibaba
Jack Ma
Nama Jack Ma sebelumnya tak per nah terdengar dan tak pernah orang tahu. Namun setelah IPO Alibaba tahun 2015 lalu dan sukses menjual sahamnya dengan penawaran sangat tinggi, barulah nama Jack Ma banyak disebut orang.

Ya, Jack Ma adalah orang yang mendirikan Alibaba.com yaitu sebuah situs e commerce China yang memfasilitasi pedagang China dan importer luar negeri.  Jika pembaca belum pernah tahu apa itu Alibaba.com silahkan saja dibuka situsnya di internet.


Sukses meng-IPO kan Alibaba.com dengan harga saham yang sangat tinggi membuat Jack Ma menjadi orang yang disorot dan membuatnya menjadi orang terkaya di China saat ini.

Tahukah teman, Jack Ma awalnya hanyalah orang biasa yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris. Jack Ma orang yang sering gagal baik dalam sekolah ataupun dalam pekerjaan, melamar kerjaan kesana kemari tidak ada yang mau menerima. Intinya hidupnya benar-benar penuh kesulitan. Trus bagaimana seorang Jack Ma bisa membangun situs ecommerce dan menjadikannya berhasil? Berikut ini Profil, Kisah Sukses, dan Biografi Jack Ma

Biografi Jack Ma – Masa Lalu Yang Penuh Keprihatinan

Jack Ma dilahirkan dengan nama Ma Yun pada tanggal 15 Oktober 1964 di Hangzhou, Propinsi Zhejiang China. Keluarga Jack Ma bukanlah keluarga berada, bahkan lebih ke keluarga miskin. Mata pencaharian orang tuanya adalah sebagai pemusik dan pendongeng tradisional. Ayahnya hanya mampu menfkahi keluarganya dengan uang tunjangan pension sebesar 500rb/bulannya.

Ketika sekolah, Jack Ma sering mengalami penolakan. Jack Ma ditolak untuk masuk SD. Ketika di jenjang setara SMP Jack Ma juga ditolak karena ujian matematikanya bernilai rendah sekali. Namun Jack Ma tak putus asa, ia tetap terus teguh untuk sukses.

Ketika melamar pekerjaan di KFC , ada 27 pelamar termasuk Jack Ma yang mengajukan. Namun dari 27 pelamar itu 26 diterima dan 1 tidak diterima,  Jack Ma adalah yang tidak diterima. Dari 30 lamaran yang ia layangkan tak ada satupun yang menerima Jack Ma.

Satu-satunya hiburan Jack Ma kala itu adalah menjadi pemandu wisata turis asing. Ketika berusia 12 tahun, Jack Ma selalu mengendarai sepedanya selama 40 menit untuk menuju ke hotel. Disana ia sering berinteraksi dengan para turis asing, kemampuan bahasa Inggris Jack Ma berkembang pesat.

Selain menjadi pemandu, ia juga menyerap berbagai ilmu dan pola pikir orang barat yang jauh lebih modern. Akhirnya ia juga tertular dengan filosofi dan pandangan mereka. Jack Ma menjadi orang yang berwawasan jauh lebih luas ketimbang anak-anak sebayanya. Minimal ia bisa berbahasa Inggris dengan fasih.

Jack Ma Mengenal Internet

Seringnya berkomunikasi dengan turis asing membuat Jack Ma tahu apa itu internet. Interaksinya dengn dunia online pertama kali adalah pada tahun 1995. Yaitu saat Jack Ma mencari arti kata “beer” dan “China”. Namun di search engine ia tak menemukan arti kata yang pas.
Berawal dari situlah ia kemudian berfikir untuk menciptakan website search engine yang berbahasaChina.

Gaung pun bersambut, websitenya banyak dikunjungi orang. Jack Ma banyak menerima email yang mengapresiasinya hasil karyanya.

Jack Ma Membangun Alibaba.com

Alibaba Group dan Jack Ma
Jack Ma CEO Alibaba Group
Suksesnya website Jack Ma yang pertama inilah yang akhirnya membuat Jack Ma berfikir untuk mendirikan situs e-commerce Alibaba.com yaitu sebuah situs jual beli online yang menjembatani antara eksportir China dan pembeli dari luar negeri.

Situs ini dinamai Alibaba karena pengucapannya yang mudah dan smeua orang didunia bisa mengejanya. Alibaba juga adalah kata yang digunakan untuk membuka peti harta karun dalam sebuah permainan game kesukaan Jack Ma. Sehingga ia berharap Alibaba bisa benar-benar membukakan pintu harta dan kesuksesan baik itu bagi Jack Ma sendiri dan juga bagi para eksportir China yang tergabung dalam Merchant Alibaba.com.

Tahun 2015 lalu, Alibaba.com sukses IPO dengan nilai saham perdana yang begitu tingginya. Dalam semalam, Jack Ma yang awalnya bukan siapa-siapa langsung terkenal dan menjadi orang terkaya no 1 di China. Bener-bener from zero to hero.

Didalam Alibaba Group ada Alibaba.com , Taobao Marketplace dan Tmall.com. Ketiga situs itu saat ini benar-benar mendominasi situs-situs e-commerce di China.

Gaya berbisnis Jack Ma adalah gaya nekat. Bagaimana tidak, ia hanyalah orang biasa yang tak tahu computer. Ia juga bukan dari kalangan keluarga kaya . Jack Ma cuman satu kelebihannya yaitu fasih berbahasa Inggris. Mungkin dari bahasa inilah membuat Jack Ma bisa dengan leluasa belajar berbagai ilmu yang ada di internet yang kebanyakan disuguhkan dalam bahasa Inggris. Gaya berbisnis yang nekat ini membuatnya dijuluki “Crazy Jack” oleh teman-temannya.

Wawasan nya bertambah luas dan pikirannya bertambah terbuka ketika Jack ma berkunjung ke Silicon Valley. Disitu ia melihat bagaimana perkembangan internet dann ilmu computer secara langsung. Melihat bagaimana canggihnya kota itu. Inilah yang membulatkan tekad Jack Ma bahwa ia harus sukses menjadi seseorang. Dan akhirnya dream come true. Kini Alibaba adalah situs e-commerce terbesar kedua setelah Wal Mart, dan tentu no 1 di China.

Biodata Jack Ma



Nama : Ma Yun / Jack Ma
Tanggal Lahir : 10 September 164
Asal : Hangzhou, Zhejiang, China
Karier : Pemandu Wisata
Guru Bahasa Inggris
Founder, CEO Alibaba Group

Baca juga artikel bagus dibawah ini :

Biografi Tung Desem Waringin – Motivator Indonesia dan Pengusaha Indonesia Yang Sukses Beternak Uang
Biografi Urip Sumoharjo – Pahlawan Nasional Indonesia Yang Berjasa Dalam Pembentukan TNI
Biografi Eka Lesmana – Blogger Sukses Dari Indonesia, Perbulan Tembus 100juta Rupiah Lebih
Biografi Lee Byung Chull – Founder Samsung, Produsen Smartphone Terbesar di Dunia
Biografi Zhou Qunfei – Wanita Terkaya di China dan di Dunia , Pendiri Lens Technology Pemasok Layar Sentuh Samsung dan Apple
Biografi William Soeryadjaya – Pengusaha Sukses Indonesia Pendiri Astra Internasional
Biografi Sandiaga Uno – Profil Pengusaha Sukses Indonesia yang Pernah di PHK
Biografi Linda Ikeji – Bloger Sukses Berpenghasilan 1M Rupiah per Bulan Hanya Dari Blog Gratisan
Biografi Nadiem Makarim – Lulusan Harvard Pendiri Gojek | Startup Gojek
Biografi Raisa Andriana – Artis, Penyanyi Berbakat Indonesia | Pelantun Lagu Serba Salah

Biografi Nadiem Makarim – Lulusan Harvard Pendiri Gojek | Startup Gojek


Biodata Nadiem Makarim
Nadiem Makarim

Biografi Nadiem Makarim – Adakah diantara pembaca yang suka menggunakan ojek? Pasti sebagian besar pernah ya, atau minimal pernah mendengar istilah ojek. Ojek adalah sarana transportasi yang menggunakan sepeda motor. Paling banyak ada di kota-kkota besar, untuk menghindari macet.
Nah sekarang ini ada aplikasinya loh, namanya GOJEK. Jadi jika kita ingin menggunakan layanan ojek, cukup download aplikasi GOJEK di smartphone anda. Dan …. tara… ojek pun datang ke tempat anda.

Siapa sih yang menciptakan applikasi Gojek ini? Dialah Nadiem Makarim, pemuda Indonesia lulusan Harvard University. Okeh untuk lebih jelasnya yuk disimak Biografi Nadiem Makarim Selengkapnya berikut ini.


Biografi Nadiem Makarim, Profil Nadiem Makarim Secara Lengkap


Nadiem Makarim dilahirkan di Singapura , 4 Juli 1984. Walaupun lahir di Singapura, Nadiem adalah warga Indonesia asli. Ayahnya asli Pekalongan yang bernama Nono Anwar Makarim bekerja sebagai pengacara. Ibu Nadiem asli Pasuruan yang bernama Atika Algadrie.

Masa kecil Nadiem banyak dihabiskan di Indonesia, SD hingga SMP ia lakoni di Jakarta. SMA ia memilih di Singapore. Saat kuliah ia memilih ke Harvard University. Namun sebelum di Harvard University, ia mengambil D1 Foreign Exchange di London School of Economics.

Lulus dari Harvard University dengan gelar MBA, Nadiem Makarim kemudian kembali ke Indonesia dn meniti karier sebagai professional di perusahaan Mckinsey and Company, yaitu sebuah perusahaan ko sultan bisnis di Jakarta. Nadiem meniti karir di perusahaan tersebut selama 3 thn.

Selain di perusahaan konsultasi tersebut, Nadiem juga pernah bekerja di Zalora Indonesia sebagai Managing Director, bahkan ia adalah salah satu Co Foundernya. Nadiem Makarim juga pernah menjabat sebagai Innovation Officer  di Kartuku.

Selama bekerja “ikut orang” Nadiem merasa ada yang aneh dalam dirinya. Panggilan jiwanya sebenarnya adalh sebagai entrepreneur. Jangan ditanya lagi masalah gaji, fasilitas atau apresiasi perusahaan. Semua itu telah didapatnya. Namun panggilan jiwa tak bisa dibohongi. Nadiem Makarim pun memutuskan bahwa ia harus membuat bisnis sendiri. Ia ingin agar bisnisnya ini benar-benar member dampak positif bagi masyarakat.

“Saya tidak betah kerja di perusahaan orang lain. Saya ingin mengontrol takdir saya sendiri” . Itulah prinsip yang dipegang oleh Nadiem Makarim. Itulah yang jadi penyemangat dirinya saat berhenti bekerja dan mendirikan usaha sendiri. Ia ingin mengukir suksesnya, sejarah hidupnya tanpa control dari orang lain.

Nadiem Makarim Mendirikan GOJEK

nadiem makarim pendiri go jek
Aplikasi Go Jek

Selama di Jakarta, Nadiem pun berfikir tentang ojek. Menurutnya, jika ojek ini di sistemkan tentu akan jauh lebih mudah bagi cust untuk menghubungi dan juga lebih menguntungkan bagi pemilik ojek itu sendiri.

Akhirnya pada tahun 2011 Nadiem Makarim berhenti bekerja dan memutuskan untuk mendirikan GOJEK , yaitu sebuah aplikasi ojek. Gojek ini tak hanya jasa mengantar penumpang (manusia) tapi juga jasa antar makanan, barang, salon dan sebagainya yang itu masih bisa discover dengan menggunakan sepeda motor.

Perlu diketahui bahwa Nadiem Makarim mendirikan Gojek bukan untuk menyaingi ojek-ojek yang sudah ada, namun Nadiem justru ingin merangkul ojek-ojek tersebut untuk bergabung dengan Gojek agar bisa lebih tersistem melalui aplikasi GOJEK. Sehingga waktu para tukang ojek tak banyak dihabiskan untuk menunggu penumpang.

Aplikasi GOJEK ini telah di download lebih dari 1juta pengguna, sesuatu pencapaian yang sangat fantastis untuk sebuah aplikasi.

Untuk masalah permodalan, GO-JEK disokong oleh perusahaan investasi asal Singapura  Northstar Group.

Saat ini GO-JEK sudah memiliki hamper 10.000 mitra tukang ojek yang menyebar di seluruh Indonesia. Para tukang ojek yang mau bergabung dalam GOJEK harus mempunyai sepeda motor sendiri, kemudian untuk smartphonenya GOJEK memberikan program cicilan ringan. Dengan begitu para tukang ojek tersebut tak hanya lebih tersistem kerjanya tapi juga melek technology. Jadi istilahnya GOJEK ini adalah makelar antara tukang ojek dan pelanggan. Pembagian hasilnya adalah 80:20, 80persen untuk para tukang ojek dan 20persen untuk GOJEK.

Banyak pengakuan tukang ojek bahwa sejak gabung dengan GOJEK mereka mendapat penghasilan yang jauh lebih banyak daripada menggunakan cara konvensional.

Nadiem Makarim sendiri hamper setiap hari menggunakan layanan GOJEK. Ia adalah customer pertama yang mendownload dan menggunakan GOJEK.

Tentulah untuk kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakrta adanya GOJEK sangatlah membantu dan saling menguntungkan.

Saat ini GOJEK telah menjadi salah satu startup yang cukup diperhitungkan, tak hanya di tanah air tapi juga di dunia internasional. Akhir-akhir ini nama Nadiem Makarim pun sering muncul di media cetak, elektronik bahkan internet.

Semoga Nadiem Makarim dengan GOJEKnya akan terus berkarya dan Berjaya. Sukses untuk Pak Nadiem Makarim, sukses juga untuk GOJEK.

Pernikahan Nadiem Makarim


Nadiem Makarim tak menampikkan dukungan pasangan, ia sadar jika dirinya tak bisa berdiri sendirian. Nadiem Makarim memutuskan menikah dengan seorang wanita yang bernama Franka Franklin pada tahun 2014 lalu.

Biodata Nadiem Makariem

Nama Nadiem Makarim
TTL Singapura, 4 Juli 1984
Orangtua Nono Anwar Makarim (ayah)
Atika Algadrie (ibu)
Pasangan Franka Franklin (istri, 2014)
Pendidikan Foreign Exchange di London School of Economics
International Relations di Brown University, Amerika Serikat
Harvard Business School , Harvard University
Karier Co Founder & Managing Direktor Zalora Indonesia
Chief Innovation Officer Kartuku
Bussiness Consultan , Mckinsey & Company
Founder & CEO GO-JEK (2011- sekarang)

Itulah Profil dan Biografi Nadiem Makarim, pendiri GOJEK . Semoga kisah atau sejarah berdirinya perusahaan GOJEK ini bisa menambah ilmu, wawasan dan member inspirasi bagi pembaca sekalian. Artikel ini kami tulis kembali dengan nara sumber dari berbagai artikel yang lain. Jika ada komentar silahkan tulis dibawah ini dan kami mohon untuk tidak spamming dan tetap menjunjung tinggi kesopanan dalam berkomentar. Trimakasih banyak.

Biografi Achmad Zaky – Pendiri Bukalapak Situs Belanja Online Indonesia



Profil Achmad Zaky
Achmad Zaky
Biografi Achmad Zaky – Jika William Tanuwijaya punya Tokopedia, Achmad Zaky punya Bukalapak yang juga merupakan Marketplace, E-Commerce dan Startup bisnis terbesar dan sukses di Indonesia. Ya memang saat ini lagi booming perusahaan perusahaan startup di Indonesia termasuk Bukalapak yang dianggap sebagai contoh startup berbasis e-commerce yang cukup sukses menjadi bisnis yang besar.

Achmad Zaky adalah orang dibalik suksesnya e-commerce Bukalapak.com. Saking suksesnya Achmad Zaky membesarkan Bukalapak, ia masuk dalam Daftar 10 Teknopreneur Berpengaruh Asia Tenggara.


Sebenarnya siapa sih Achmad Zaky, bagaimana cara dia mendirikan dan membesarkan Bukalapak hingga sebesar ini. Yuk dibaca Biografi Achmad Zaky.

Biografi Achmad Zaky – Lahir, Masa Kecil, Masa Kuliah


Achmad Zaky dilahirkan di Sragen pada tanggal 24 Agustus 1986. Masa kecil Zaky tak berbeda dengan anak-anak kecil lainnya. Ia tumbuh dan besar di Sragen, TK-SMA di Sragen , Jawa Tengah.

Achmad Zaky mulai mengenal dunia komputer  pada tahun 1997 yaitu usia 11tahun. Ketika itu pamannya membelikan ia buku-buku tentang komputer. Sejak saat itu hobi seorang Achmad Zaky adalah utak-atik komputer .

Kecerdasan Achmad Zaky terlihat nyata ketika dibangku SMA ia ditunjuk mewakili sekolahnya untuk berkompetisi di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang computer. Dan Achmad Zaky pun menang sampai tingkat nasional.

Lulus SMA, Achmad Zaky diterima sebagai mahasiswa Teknik Informatika ITB. Pada semester 4 ia mencapai IPK 4.00 , yaitu nilai sempurna untuk semua mata kuliah di semester itu.

Tak hanya bidang akademis, bidang organisasipun Achmad Zaky menonjol. Terbukti atas buah pemikirannya, di ITB sekarang ada jurusan/cabang Share Global Student Think-Tank. Kemudian Ahmad Zaky juga mendirikan Entrepreneur Club ITB atau Technopreneur Club (TEC  ITB).Achmad Zaky juga sering menjadi pembicara di Amateur Radio Club (ARC) ITB.

Prestasi Achmad Zaky yang lain semasa kuliah yaitu ia sering menjadi pemenang dalam kejuaraan sains tingkat nasional. Seperti menyabet Juara II di kompetisi Indosat Wireless Innovation Contest pada tahun 2007. Pada kompetisi itu Achmad Zaky membuat MobiSurveyor yaitu software yang berfungsi untuk melakukan fast counting dalam sebuah survey.

Kemenangan Achmad Zaky lainnya adalah pada ajang INAICTA (Indonesia ICT Awards) ia berhasil mendapatkan Merit Award di tahun 2008.

Berkat otaknya yang cemerlang juga, saat masih mahasiswa tahun 2008 Achmad Zaky mendapat scholarship atau beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk bersekolah di Oregon State University . Kemudian di tahun 2009 ditunjuk untuk mewakili almamaternya dalam kompetisi Harvard National Model United Nations.

Ck ck ck… penulis saja heran dengan kecemerlangan otak Achmad Zaky ini, makanannya apa tho orang gini ini kok bisa secerdas ini (geleng-geleng kepala).

Biografi Achmad Zaky - Mendirikan dan Membangun Bukalapak

Achmad Zaky Pendiri Bukalapak.com Situs Belanja Online
Achmad Zaky Pendiri Bukalapak.Com

Tak dipungkiri lagi bagaimana cerdasnya Achmad Zaky. Selain prestasi yang telah dibahas diatas, Achmad Zaky pernah mendapat projek dari stasiun TV swasta untuk membuat perangkat lunak guna menghitung cepat perolehan hasil pemilu (software quickcount) .

Setelah Achmad Zaky lulus kuliah dari ITB, ia mendirikan Suitmedia yaitu semacam perusahaan konsultasi dibidang teknologi terutama teknologi computer. Ia sering mendapat job untuk membangun system IT berbagai perusahaan besar di tanah air.

Disela kesibukannya tersebut, Achmad Zaky berfikir ingin membangun sesuatu yang lebih berguna untuk orang banyak. Ia kemudian memutuskan untuk mendirikan situs belanja online yang lebih simple dan bisa digunakan oleh banyak orang secara gratis. Berdirilah BUKALAPAK.COM pada tahun 2010. Yang misi dan visinya adalah Memajukan para UKM di Indonesia lewat internet.

Disaat bukalapak.com dibuat, tak banyak orang yang mau bergabung dan membuka lapak/toko online di Bukalapak.com padahal menjadi merchant (membuka stand online) di bukalapak.com gratis dan mudah. Hingga Achmad Zaky harus turun ke mall-mall untuk mengajak pedagang membuka stand online di Bukalapak. 

Walaupun tak dipungut biaya sepeserpun alias gratis, tak serta-merta mereka para pedagang di mall ini mau membuka stand online mereka di bukalapak.com karena mungkin mainstream mereka adalah mereka gak mau belajar, gak mau ribet dengan berbagai hal online. Ya, pada tahun itu (2010) tak banyak orang yang melek internet, paham tentang toko online, tahu tentang potensi e-commerce bagi bisnis mereka.

Achmad Zaky tak berputus asa, ia terus mengedukasi para pedagang itu agar melek internet, bahwa dengan dibantu internet dagangannya bakalan makin laris, karena makin luas jangkauan pemasarannya. Hingga satu demi satu pedagang itu mau membuka stand onlinenya. 

Kebanyakan dari mereka adalah pedagang kecil yang mengaku omsetnya dari offline kecil sekali hungga mereka berharap dengan adanya stand online bisa menambah pemasukan. Tak pelak lagi dalam waktu yang relative singkat para pedagang tersebut mengaku omsetnya naik.

Dari sini Achmad Zaky menyimpulkan bahwa ia akan focus untuk mengajak pengusaha/pedagang kecil dulu, karena ini calon merchant yang potensial. Hingga terkumpullah sampai sekarang 10.000 merchant di bukalapak.com.

Apa yang bisa kita simpulakn adalah, orang sekelas dan secerdas Achmad Zaky pun dengan backround pendidikan dan prestasi segudang, jika ingin memajukan usaha tak lepas dari yang namanya kerja keras. Kerja Keras adalah hal mutlak yang harus mau dilalui oleh semua pebisnis jika ingin sukses bahkan sebelum kerja cerdas, kerja keras adalah mutlak.

Biografi Achmad Zaky - Bukalapak.Com Mendapat Funding Dari Investor


Tahun demi tahun, pertumbuhan bukalapak menunjukkan hasil yang signifikan. Dalam sehari ada 4-  sampai 5Milyar rupiah total transaksi yang terjadi di Bukalapak.com . Hal ini membuat Achmad Zaky mulai dilirik investor asing seperti Softbank dan Sequoia Capital , dua investor yang juga menjadi investor Tokopedia, Alibaba, Google, Facebook dan berbagai startup lainnya.

Achmad Zaky juga mendapat tawaran pendanaan dari 500 Startups, Batavia Incubator, IMJ Investment, dan Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK Group).  Yah…seperti itulah, memantaskan diri dulu, barulah tanpa diminta para investor itu memberikan fundingnya.

Ada kisah menarik saat Achmad Zaky ditawari sejumlah pendanaan oleh Softbank. Achmad Zaky sempat menolak karena ia mengira Softbank ingin mengakuisisi Bukalapak.com. Ternyata Softbank hanyalah ingin membeli 15% saham Bukalapak.com dan pengurusan Bukalapak.com tetaplah menjadi tanggung jawab Achmad Zaky.

Bahkan akhirnya Achmad Zaky diajak oleh perwakilan Softbank untuk melakukan study banding di Jepang terhadap startup-startup yang ada di sana dimana tingkat pertumbuhannya pesat sekali dan pengelolaannya jauh lebih professional. Dari situ Achmad Zaky terbuka fikirannya untuk lebih mengelola Bukalapak.com secara professional.

Biografi Achmad Zaky – Menikah Dengan Diajeng Lestari

Diajeng Lestari Pendiri Hijup.com
Achmad Zaky dan Diajeng Lestari

Pada saat Achmad Zaky merintis Bukalapak.Com di tahun 2010, iapun juga mulai merintis rumah tangganya. Tepat tanggal 17 Oktober 2010 di hari minggu, Achmad Zaky mempersunting seorang wanita cerdas dan cantik yang bernama Diajeng Lestari.

Dalam membangun rumahtangga, Achmad Zaky yang sangat visioner ini juga menularkan visinya akan dunia online ke istrinya yang saat itu masih menjadi karyawan.

Sang istri yang memang sudah jenuh dengan kesehariannya sebagai karyawanpun akhirnya memutuskan resign dari pekerjaannya. Diajeng Lestari istri dari Achmad Zaky akhirnya mendirikan sebuah web khusus tentang muslimah dan hijab yang diberi nama hijup.com di tahun 2011. Untuk lebih jauh tentang Diajeng Lestari dan Hijup.com akan dibahas di artikel selanjutnya. Achmad Zaky sangat mendukung bisnis baru istrinya ini.

Dari pernikahannya ini Achmad Zaky dan Diajeng Lestari dikaruniai seorang putrid cantik yang bernama Laiqa Anzani. Nama anaknya ini “LAIQA” dijadikan sebagai nama Majalah Live Style tantang Hijab yang sangat terkenal dikalangan Muslimah.

Biodata dan Profil Achmad Zaky

Nama                     Achmad Zaky Syaifudin
Lahir                      Sragen-Jawa Tengah, 24 Agustus 1986
Pendidikan            Teknik Informatika ITB lulus tahun 2009
Karier                    Pendiri dan CEO Bukalapak.Com mulai 2010-sekarang
Pasangan/Istri        Diajeng Lestari (pendiri Hijup.com) - Menikah 17 Oktober 2010
Anak                      Laiqa Anzani

Achmad Zaky dianggap telah berhasil menjadikan Bukalapak.com sebagai situs e-commerce , sebagai bisnis startup dan sebagai Marketplace yang cukup berhasil. Keberhasilannya ini membuat Achmad Zaky pada tahun 2015 dinobatkan sebagai 10 Technopreneur under 30th yang berpengaruh di Asia. Wah cukup membanggakan ya teman. Tentu istri dan keluarga Achmad Zaky sangat bangga dengan prestasinya.

Oke dech itulah Biografi Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak.com . Semoga bisa memberikan inspirasi dan manfaat bagi para pembaca. Trimakasih telah berkunjung ke blog kami . 

Silahkan membaca artikel berikut ini juga :

Biografi William Tanuwijaya – Pendiri Tokopedia, Situs Jual Beli Online Indonesia
Biografi Iko Uwais ­– Aktor Indonesia yang Ahli Pencak Silat
Biografi Isyana Sarasvati - Artis Indonesia Multi Talenta
Biografi Wong Fei Hung – Ulama, Ahli Kung Fu dan Thabib Terkenal dari Tiongkok
Biografi Mesut Ozil – Pemain Bola Dunia Asal Jerman yang Santun
Biografi Armand Traore – Pesepakbola Muslim Asal Prancis
Biografi Ibrahim Afellay – Pemain Bola Muslim Asal Belanda | Pemain Bola Dunia
Biografi Seydou Keita – Pemain Sepakbola Muslim | Gelandang dan Penyerang FC Barcelona
Biografi Eric Abidal – Pemain Sepakbola Mualaf |Bek FC Barcelona
Biografi Samuel Eto’o – Pesepakbola Asal Kamerun Dengan Bayaran Termahal




Biografi William Tanuwijaya – Pendiri Tokopedia, Situs Jual Beli Online Indonesia



Profil William Tanuwijaya
William Tanuwijaya
Biografi William Tanuwijaya - Akhir-akhir ini nama ini sering banget disebut baik itu di media cetak, elektronik maupun di internet. William Tanuwijaya adalah pendiri Tokopedia , sebuah marketplace atau situs jual beli online Indonesia.

Tokopedia adalah marketplace pertama di Indonesia yang berhasil mendapatkan pendanaan atau funding dari Softbank dan Sequoia Capital. Dimana besarnya funding mencapai 100juta dollar US.
Perlu diketahui bahwa Softbank dan Sequoia Capital adalah peruahaan investasi dibalik kesuksesan Alibaba dan Facebook.


Berawal dari seorang yang introvert, dan hanya bergaul lewat internet, William akhirnya bisa menjadi seorang yang sukses mengukir sejarah hidupnya.

Tentunya kesuksesan William Tanuwijaya saling bertautan dengan kesuksesan Tokopedia. Bagaimana sejarahnya seorang introvert seperti William Tanuwijaya bisa mendirikan sebuah marketplace besar sekelas Tokopedia. Berikut ini Biografi William Tanuwijaya dan Sejarah Berdirinya Tokopedia

Biografi William Tanuwijaya - Lahir, Masa Kecil dan Masa Kuliah

Pendiri Tokopedia
William Tanuwijaya 

William Tanuwijaya dilahirkan di Pematang Siantar pada tanggal 18 November 1981. Masa kecil sampai SMA ia habiskan di daerah kelahirannya tersebut. Setelah lulus SMA, William memutuskan untuk meninggalkan kampong halamannya untuk berkuliah di Bina Nusantara University Jakarta.

Dengan modal yang tidak begitu besar dan impian kuat untuk berhasil di Ibu Kota Jakarta, William berangkat dari Pematang Siantar ke Jakarta dengan mengendarai kapal laut. Empat hari tiga malam ia lalui di kapal, perasaan penuh keoptimisan menggelora di dadanya.

Di Bina Nusantara University (BINUS) William Tanuwijaya mengambil jurusan Informatika. Ketika semester dua, ia memutuskan harus bekerja sembari kuliah karena uang saku dari ortu tentulah tak seberapa sedang Jakarta semuanya serba mahal.

William Tanuwijaya kemudian bekerja disebuah warnet dekat kampus sebagai penjaga dari jam 9 malam sampai jam 9 pagi. Praktislah hidupnya selalu berkutat dengan computer dan dunia online. William semakin asyik dengan dunianya, sifat introvertnya tertolong oleh adanya internet gratis saat ia bekerja. Ia bisa bersosialisasi lewat grup-grup online.

Selama kuliah ia memimpikan kelak jika ia telah lulus ia ingin bekerja di perusahaan berbasis IT seperti Google, namun saat itu Google belum ada kantor cabang di Jakarta. Sehingga saat lulus ia melamar di perusahaan pembuat software di Jakarta.

Biografi William Tanuwijaya - Membangun Tokopedia

William Tanuwijaya CEO Tokopedia
William Tanuwijaya - Pendiri Tokopedia

William Tanuwijaya sering dimintai tolong oleh orang untuk membuatkan website toko online, ketika ia masih menjadi mahasiswa dan menjaga warnet. Namun kebanyakan dari mereka sangat awam dengan dunia online, sedangkan adanya website harus terus menerus diaktifkan dengan posting foto dagangan, menjawab chat pelanggan dsb. Belum lagi kalau ada bagian website yang tak bekerja. Nah tentunya ribet sekali bagi para pedagang tersebut jika harus mengurus dagangannya dan mengurus website.

Dari situlah ide mebuat sebuah Situs Jual Beli Online yang konsepnya Marketplace tercetus oleh William Tanuwijaya. Menurutnya, marketplacenya kelak harus simple, terpercaya dan gratis.

Ketika William Tanuwijaya sudah bekerja, ia mengajak temannya yang bernama Leontinus Alpha Edison untuk merealisasikan idenya itu. Mereka menamai marketplacenya “Tokopedia”.  William ingin sekali fokus untuk membangun Tokopedia. Namun ia harus tetap bekerja, karena ia adalah tulang punggung keluarga. Sedang Papanya mengidap kanker sehingga tidak bisa lagi bekerja.

William memang harus pandai membagi waktu antara mewujudkan impiannya membangun Tokopedia dan tetap bekerja.

Ketika itu tahun 2007, Tokopedia belumlah maksimal dan belum menghasilkan. Terbentur masalah pendanaan, William belajar dari facebook dan Google, mereka seua pemuda yang berawal dari ide , mereka mengajukan pendanaan ke ventura-ventura yang mau memberikan fundingnya. William Tanuwijaya menemui bosnya untuk menceritakan idenya. Karena hanya bosnyalah orang berduit yang ia kenal.

Dari situ bosnya mengenalkan William kepada bos-bos lain yang memiliki modal. William pun harus mempresentasikan idenya. Dari sini William harus benar-benar membuka pikirannya, harus benar-benar menerima realita bahwa mendapatkan kepercayaan itu sangatlah sulit.

Banyak dari bos-bos pemilik modal itu tak mempercayai William, karena latar belakang keluarga William bukanlah pengusaha, pendidikan William juga bukan lulusan luar negeri. Namun William Tanuwijaya tetap memegang teguh impiannya untuk mewujudkan Tokopedia. Ia berpendapat bahwa, masa lalu tak bisa diubah, namun masa depan bisa diusahakan.

Dua tahun William mengusahakan pendanaan atau funding untuk Tokopedia. Akhirnya di tahun 2009 William Tanuwijaya berhasil mendapatkan funding/pendanaan pertamanya untuk Tokopedia. Dan ditahun itu Tokopedia resmi berdiri.

Dari tahun ke tahun, pendanaan untuk Tokopedia makin bertambah baik dari segi investor dan dari segi banyaknya investasi. Hingga pada tahun 2014, William Tanuwijaya dipercaya oleh Softbank dan Sequoia Capital untuk lebih mengelola Tokopedia menjadi marketplace yang berkelas Internasional. 

Softbank dan Sequoia Capital adalah perusahaan investasi yang juga mendanai Google, facebook dan Alibaba. Dan Tokopedia adalah Starup pertama di Indonesia yang mendapat pendanaan dari Softbank dan Sequoia Capital.

Setelah enam tahun berlalu sejak 2009, Tokpedia yang awalnya hanya 4 orang pegawai sekarang berkembang menjadi 300 pegawai.

Bagi William, Tokopedia tak hanya perwujudan mimpi-mimpinya sejak kuliah tapi juga telah membuka lapangan kerja bagi banhyak orang. Sekarang orang yang ingin memperdagangkan barangnya tak perlu capek2 menyewa programmer untuk mengonlinekan dagangannya. Mereka cukup membuka lapak di Tokopedia dan jalanlah onlineshopnya. Banyak sekali para merchant(orang yang membuka lapak di marketplace seperti Tokopedia) mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Tokpedia.

William Tanuwijaya telah dianggap sukses membangun marketplace Tokopedia. Tokopedia dianggap sebagai startup yang cukup sukses di Indonesia. Walau sampai saat ini belum IPHO dan belum balik modal. Namun keberadaannya telah terbukti memberikan jawaban terhadap permasalahan toko online di Indonesia.


Itulah Biografi William Tanuwijaya, sukses untuk Tokopedia, Sukses untuk William Tanuwijaya.

Biodata William Tanuwijaya

Nama                               William Tanuwijaya
Tempat tanggal Lahir      Pematang Siantar, 18 November 1981
Pendidikan                       S1 Bina Nusantara University
Karier                              Pendiri Tokopedia sejak 2009

Baca juga artikel berikut :

Biografi Iko Uwais ­– Aktor Indonesia yang Ahli Pencak Silat 
Biografi Isyana Sarasvati - Artis Indonesia Multi Talenta 
Biografi Wong Fei Hung – Ulama, Ahli Kung Fu dan Thabib Terkenal dari Tiongkok 
Biografi Mesut Ozil – Pemain Bola Dunia Asal Jerman yang Santun 
Biografi Armand Traore – Pesepakbola Muslim Asal Prancis 
Biografi Ibrahim Afellay – Pemain Bola Muslim Asal Belanda | Pemain Bola Dunia  
Biografi Seydou Keita – Pemain Sepakbola Muslim | Gelandang dan Penyerang FC Barcelona 
Biografi Eric Abidal – Pemain Sepakbola Mualaf |Bek FC Barcelona 
Biografi Samuel Eto’o – Pesepakbola Asal Kamerun Dengan Bayaran Termahal 
Biografi Prabowo Subianto – Ketua Umum Partai Gerindra | Calon Presiden 2014 | Pengusaha dan Menantu Presiden Soeharto