Dihina Juri Pengusaha ini Malah Jadi Lebih Kaya

Profil Pengusaha Shaun Pulfrey 



Di tahun 2007, juri- juri acara reality show pengusaha, Dragon's Den menyebut produknya aneh. Tidak akan laku dijual. Peter Jones menyebutnya "otak rambut". James Caan menyebutnya membuang waktu. Duncan Bannantyne menyebut itu mau membuatnya melepas rambut. Dan lagi, Deborah Meaden menyebutnya "sisir kuda".

Sebuah produk bernama Tangle Teezer. Produk sisir rambut mutakhir untuk rambut kusut mu. Bagaimana sih kita bisa menata rambut kita cepat. Tanpa lagi takut membuat rasa sakit layaknya dijambak. Apalagi jika kita akan menyisir rambut anak kita, tentu tidak mau ada rambut yang rontok tertarik.

Diawal mempresentasikan produk sudah ditolak. Bahkan oleh Deborah Meaden, seorang wanita yang tentu membutuhkan produk kecantikan ini. Cuma menunjukan didepan juri langsung dikomentari buruk. Pria yang bernama Shaun Pulfrey ini dikatai bahwa produk kecantikannya tidak akan menjual.

Tidak mau menyerah oleh hinaan tersebut. Coba bayangkan diri kamu dihina di depan acara televisi live. Ia segera membenahi diri dan semakin ambisius. Dia memperbaiki produknya. Dan hasilnya, nilai produknya kini sudah bernilai 200 juta Pound, nilainya lebih tinggi dibanding kekayaan Deborah Meaden yang 40 juta.

Bisnis masa depan


Mungkin jika melihat produknya kasat mata. Di tahun 2007 maka pantas jika Shaun mendapatkan hinaan. Tapi ide dibalik produk Tangle Teezer bernilai masa depan. Orang yang dulu haruslah berhati- hati menyisir anak, agar tidak menjambak, membuat sakit, membuat rambut bercabang, dan sebagainya.

Kini, berkat Tangle Teezer semuanya akan aman terkendali. Meski memiliki nilai masa depan, tidak pernah terpikir oleh juri Dragon's Den. Karena sejujurnya apa dipikirkan Shaun bukanlah hal baru. Juga bukan salah juri karena ketika memprentasikan produknya, Shaun gagal membuat mereka tertarik.

Tetapi masa lalu tinggal lah masa lalu. Shaun telah meninggalkan presentasi kacaunnya. Bayangkan ketika juri bertanya dari 350 orang mencoba, Shaun mengaku 20 orang memberikan timbal balik jujur. Ditambah ketika memberikan demo -kepala patung terlihat rusak rambutnya lengket- ditambah produknya rusak ditengah jalan.

"Saya tidak kecewa tidak mendapatkan uang (modal). Karena saya bisa mendapatkannya dari bank," ia menjawab.

Bagi Shaun, dia hanya ingin mengatakan bahwa produknya benar, merupakan produk masa depan apapun bentuk prototipenya. Dan dia kecewa karena juri tidak melihat apa dibalik Tangle Teezer. Hingga sebuah perusahaan menjualkan produknya sampai beraset 200 juta Pound.

Bisnis dari hinaan


Mungkin karena Shaun mengomentari rambut Deborah. Kala itu, Shaun mengomentari rambutnya diwarnai -padahal itu tidak, tetapi natural. Alhasil dia mungkin kesal dan mengatakan produknya "sampah". Padahal mungkin saja wanita pengusaha satu ini tertarik berinvestasi ke bisnis Shaun.

Shaun awalnya adalah bekerja sebagai hair- stylist. Lebih tepatnya dia jago dalam hal mewarnai rambut pada 1978. Berjalanannya waktu dia bekerja untuk Pierre Alexandre,  Tony&Guy, Nicky Clarke, dan Richard Ward salons. Tahun 2002, dia meluncurkan buku, berjudul Saya Mau Menjadi Pirang.

Opsesinya tentang rambut dimulai sejak 2003. Dia melakukan serangkaian penelitian tentang sisir. Tujuannya adalah menciptakan alat penata rambut profesional. Bertahap dia membiyai untuk pengembangan produk sederhananya dulu.

Dia lalu masuk acara berani menjadi pengusaha Dragon's Den. Dia menawarkan saham 15% atau senilai uang 80.000 Pound. Ketika banyak juri menghina justru keajaiban terjadi. Banyak orang penasaran dan masuk ke website Tangle Teezer. Alhasil situs tersebut crash karena terlalu banyak pengunjung datang.

Sebuah viral tersendiri, pembelian naik jadi 1.500 buah seketika itu. Masuk tahun 2008, perusahaan yang bernama Boots, yang mulai menyetok produk tersebut. Tahun 2009 keuangan perusahaan kecilnya mulai menunjukan kemajuan. Brand Tangle Teezer mulai menghasilkan keuntungan dan memasuki pasar global.

Bisnis Tangle Teezer dalam setahun menghasilkan nilai balik 23,4 juta Pound. Banyak selebriti menjadi fans produknya mulai Victoria Beckham dan Cara Delevinge.

Sembilan tahun kemudian sejak acara Dragon's Den 2007. Dia telah mengekspor sampai 60 negara. Dibantu perusahaan retail Boots nama produknya naik pamor. Kemudian, nama perusahaan besar seperti Exponent, Inflexion, dan Bridgepoint membantu penjualan lebih banyak, dimana nilai asetnya jadi 200 juta Pound.

Uniknya dia merupakan pemegang saham tunggal, atau bisa dibilang, dia mendapatkan untung 100% dari kerja kerasnya.

7 Tips Menggapai Mimpi Pengusaha

Artikel Bisnis Mimpi Pengusaha 



Apapun mungkin terjadi, jika kamu tetap mendorong diri mu jauh, menjauhi zona nyaman kamu sekarang ini. Inilah saran dari seorang atlit beralih profesi pengusaha. Dia adalah Lewis Howes memberikan saran juga pelajaran hidup bagaimana mencapai kesuksesan.

Beginilah bagaimana Lewis menemukan kesuksesan dalam dirinya.

1. Kamu tidak bisa bermain aman.

Ketika dia mencoba berbisnis baru. Dia harus mengorbankan bisnis sebelumnya. Menjual perusahaan yang sudah lama dia dirikan bukanlah mudah. Sebuah pengorbanan besar dilakukan Lewis. 

"Itu mampu membawa ku ke arah berbeda dengan brand pribadiku. Saya mampu merubah itu menjadi sesuatu yang saya minati. Saya tidak pernah melihat ke belakang," paparnya.

2. Menjadi entrepreneur memiliki fokus atlit

Dia sukses menjadi atlet. Bahkan ketika dia jatuh bangkit menjadi atlit kembali. Meskipun menjadi atlit sudah lagi bukan fokusnya, siapa sangka Lewis masih "berolahraga". Ya melalui entrepreneurship dia mampu jadi sosok pengusaha tangguh. Fokus Lewis sangatlah baik apalagi soal mengolah tangan.

Hal lainnya adalah fokus ke tujuan, menghempaskan gangguan, dan bertahan dengan rasa sakit. Melalu ini ia memiliki perbedaan ketika menjalankan bisnisnya.

Fokus saja tidaklah cukup loh. Menurutnya fokus membutuhkan kejelasan. Butuh tekat agar mencapai satu hal. Contohnya ketika kamu fokus menghasilkan untung lebih maka untung lah. "Tetapi jika kamu fokus ke kesendirian, maka sendirilah kamu."

3. Jagalah pikiran dan tubuh

Mencapai tujuan berarti tekun bekerja. Tetapi kamu tidak boleh lupa tubuh mu. Tetaplah kamu menjaga apa tubuh kamu. Lakukan lah seperti olah raga dan tidur baik, "itu sangat penting untuk menjaga pikiran kamu tetap tajam dan fokus."

Pikiran dan tubuh memiliki koneksi kuat. Jika kamu tidak sempat merawat tubuh maka sekarang perlakukan dia penuh hormat. Kamu tidak akan mencapai potensi tertinggi. Jika tidak menjaga tubuh walaupun kamu memiliki mental kuat tidak akan berhasil. Lewis belajar banyak tentang hal bisnis, hubungan, disalurkan lewat fitnes.

Lewis bermain handball dan basket. Dia melakukan olahraga teratur. Lewis mengatakan menjaga tubuhnya tetap fit apapun dia tengah kerjakan.

4. Percayalah akan kehebatan

Tidak jarang orang merasa depresi kemudian berhenti mengejar mimpi. Jika kamu ingat bagaimana proses sampai kamu punya mimpi. Ketika itu kamu melihat tumbuh kembang mu. Dan disanalah keberanian untuk bermimpi sudah merupakan kehebatan.

"Setiap orang memilik kehebatan dalam diri, sebuah tujuan hidup, dan satu cara unik talenta untuk disalurkan nanti," ujarnya.

Dunia dipercayanya akan berubah lebih baik. Jika saja, orang mau mengembangkan kemampuannya, dan mau mencari tema untuk pengabdian.

5. Dapatkan pencerahan

Mungkin akan mudah masuk kedalam perasaan bersaing. Menjadi begitu terkungkung dalam kehidupan yang menutupi siapa kamu. Kamu harus benar memiliki kerjenihan melihat apa kamu sebenarnya inginkan. Jika kamu tidak mengetahui tujuan akhir, maka tidak akan ada jalan kemana kamu pergi.

Itulah kenapa dari 40% sampai 90% pengusaha akan gagal.

"Mungkin ini akan butuh beberapa waktu, tetapi itu esensial untuk mendapatkan kejelasan apa visi kamu ke depan," ujar Lewis lagi. Jika kamu tidak tau kenapa kamu bersemangat mendorong diri. Kamu hanya akan energi terbakar habis atau keluar dari kesempatan.

6. Mulailah dari tempat sebuah keaslian

Mempromosikan sendiri merupakan apa pengusaha butuhkan untuk keluar dari zona dan mencapai tujuan. Ia menambahkan namun harus jujur. Orang akan menyadari siapa berpura- pura. Siapa yang tidak datang dari satu tempat kejujuran.

Mungkin beberapa orang berbeda dengan cara Lewis. Namun inilah tempatnya, sebuah identitas keaslian, dimana dia mempromosikan dirinya sendiri. "...dari sebuah hasrat untuk melayani banyak orang," ia tambah lagi. Niat inilah yang merambat sampai ke tindakan dan ucapan.

7. Biarkan mimpi mengarahkan mu

Dia mengakui banyak meninggalkan mimpinya. Diantaranya terlihat sudah tidak mungkin dapat. Tetapi dia tetap mengejarnya. Dia belajar untuk mengikhlaskan satu mimpi pergi. Bedanya Lewis selalu mengejarnya dan biarkan mimpi menentukan dirinya. Tidak mengejar sama sekali hanya akan menimbulkan penyesalan.

Justru tidak mengejar mimpi akan meninggalkan kebodohan, dan menyadarkan satu kesakitan terbesar ia tidak berkembang. Dia terus mengejar tujuan. Memupuk lebih banyak mimpi lagi. Dan akhirnya dia sudah menemukan mimpi besarnya yaitu membantu banyak orang menemukan mimpinya juga.

Artikel ini ditulis oleh Deep Patel, contributor Entrepreneur.com, penulis buku A Paperboy's Fable: The 11 Principle of Success.

Usaha Golf Pengusaha Veteran Amerika

Profil Pengusaha Michael Pascucci 



Seorang pengusaha veteran biasa tanpa sorotan. Dibelantika entrepreneurship sekarang, nampak butuh lebih dari sekedar saran pengusaha kekinian. Contoh Michael Pascucci memiliki banyak bisnis bagus dan sukses. Ia menciptakan banyak peluang bisnis sendirian. Tidak ada salahnya kita mendengar kisahnya yang sedikit ini.

Lulusan Manhasset High School, rambut putih tidak bisa berbohong, seorang pengusaha yang telah masuk umurnya ke 70 -an. Ia ingat betul dikala muda dia seorang pemain football. Badan kekar 235 pound yang jadi alasan Michale menjadi lineman.

"Dia membuat suara lucu ketika berlari. Dia membuat semacam suara motor," kenangnya dalam artikel di newsday.com.

Maka dia akan mengeblok temannya itu. "Jika kamu menekan helm ke arah kanan, dia akan bergerak ke arah kiri," imbuhnya. Hari ini tidak ada sepantaran dirinya yang berlari lebih jauh darinya. Dirunut perjalanan bisnis dimulai ketika berbisnis batu bata. Lantas dia membuka bisnis penyewaan mobil dan memilik stasius tv lokal.

Dia selalu sukses loh. Hingga dia mampu membeli tanah sangat luas di Peconic Bay, Southampton. Mantan tukang takel ini berlari mengeliling labirin dan mencapai titik baru, Sebonack Golf Club, dimana mendapatkan penghargaan Women's Open pada 2013.

Bisnis golf


Sejatinya dia tidak suka golf. Katanya nih, ayah Michael Pascucci adalah pegawai golf, lebih tepatnya ayah yang bernama Ralph, pria kelahiran Naples, Italy, adalah siswa drop out dan cuma buat menjadi pemungut bola. "Dia coba mengajari saya golf. Saya berpikir golf merupakan olah raga orang kaya, jadi saya tidak minat."

Sayangnya tumbuh waktu dia semakin tidak begitu mengikuti ayah. Titik balik "pembrontakan" golf terjadi ketika dia bekerja di sebuah perusahaan konstruksi, Kings Point, milik Abraham Levitt. Dimana dia melihat dia dan ayahnya di lapangan golf. "Dia melihat ayah saya bekerja keras (di lapangan golf)," kenang Michael.

Lantas Abraham Levitt bertanya kepada Michael,"Seberapa kamu begitu mau bekerja sebagai kontraktor?" ujarnya.

Nah, Michael lantas lulus kuliah di Bucknell, dan sang ayah membantunya membangun bisnis konstruksinya sendiri, yang kemudian berlanjut ke bisnis penggadaian.

"Cara saya berbisnis dengan selalu berkata, bekerja dengan uang lebih ringan (bisnis penggadaian) dibanding bekerja dengan tembok (konstruksi)," imbuh Michael. Ide bisnis tersebut baru muncul di akhir 1970 -an, dan dia mulai berbisnis sampai menyewakan mobil.

Tahun 1997, Michael Pascucci menjual bisnis penyewaan mobil dimana dia dirikan di tahun 90 -an, dan ia mengantungi $670 juta.

Sejak saat itu, maka dia dikenal sebagai pengusaha pemilik lebih dari 20 bisnis berbeda -dalam wawancara dia mengakui "menghabisi" beberapa jika tidak berjalan- termasuk bisnis ternarnya di bidang golf, Sebonack Golf Club, salah satu 100 tempat golf terbaik di Long Island, New York.

Tips bisnis buat kamu: Michael menjelaskan ada tiga hal perlua diperhatikan agar sukses seperti dia. Pertama kamu harus mencari kebutuhan -satu hal yang sudah ada atau yang belum ada. Kemudian carilah solusi dari kebutuhan tersebut sebaik mungkin untuk diimplementasikan.

"Jadi sekarang pekerjakan orang terbaik kamu dapat beli," imbuhnya. Jangalah pernah merendahkan standar kamu sekalipun. Standarisasi dalam hal berbisnis serta mencari pegawai. Tetapi tidak cukup, jujur dia akan mengatakan intuisi menjadi cara lain mencapai kesuksesan.

Dia percaya akan karakteristik agar sukses. Itu adalah integritas, kejujuran, keterus terangan, kemauan untuk membantu orang dan mau menyediakan produk terbaik yang pelanggan butuhkan.

Amoy Cantik Pengusaha Muda Cincau

Profil Pengusaha Meliana Ling Fang 


 
Menjadi pengusaha merupakan jalan hidup Meliana. Wanita Tionghoa bernama lengkap Ling Fang, sudah asik berbisnis sementara teman- temannya sibuk kuliah. Asiknya dia berbisnis bareng sang pacar, yaitu Elsby Edwin Tjitojo, dimana sekarang menjadi suaminya dan bersama menjalankan bisnis cingcau khas Singapura.

Dia meracik sendiri resepnya. Tidak dipungkiri bisnis cingcau bukanlah pertama. Banyak persaingan tentu membuat dia sempat tegang. Apalagi persaingan terkadang kasar, bisa saling menjatuhkan meski sama- sama mencari makan. Wanita cantik ini sudah terbiasa akan hal tersebut bahkan sudah tidak kaget.

Omzet menurun ya lumrah dijalani pengusaha. Dia bahkan kehilangan tiga outlet cincau hingga tersisa tiga. Meliana tidak memungkiri adanya perbuatan curang. Oleh karena itu dia berhati- hati dalam mengambil pegawai menjaga outletnya. "Itulah tantangannya," tuturnya.

Berjualan belum tentu untung. Usaha yang dijalankan bersama pacar sejak 2012- an tidak selalu berlimpah. Apalagi dia memulai sendiri dari nol meski bersama sang pacar tentunya.

Ia pun memperketat komunikasi dengan karyawan. Maksudnya bukan untuk mencurigai loh. Meliana lanjut jelaskan ini agar tidak ada jarak diantara mereka. Perempuan kelahiran 21 Mei 1989 tidak memungkiri kalau berwirausaha bukanlah hal mudah.

Tetapi dia menemukan kenyamanan ketika berusaha sendiri. Karena tidak perlu bekerja dibawah perintah orang lain. Bisa bekerja semaunya tanpa ikatan waktu. Tetapi, Meliana mengingatkan kita anak muda agar lebih ulet dan kerja keras karena kita bekerja sendiri.

Meski pengusaha muda, bukan berarti Meliana duduk santai sambil ngopi. Pengusaha cincau cantik ini harus rela bangun pagi- pagi. Sebuah kedisiplinan untuk bangun tepat waktu dan mengerjakan tugasnya. Ini bentuk komitmen pilihannya menjadi pengusaha muda.

"Disiplin dan sadar dengan tanggung jawab usaha sendiri," tandasnya.

Menjaga usahanya dia menjalankan usaha semi- waralaba. Meliana tidak pernah absen mengunjungi outlet setiap hari. Pengembangan outlet tetap perlu meski kegagalan akan menghantui. Ia meyakinkan pengusaha muda harus berekspansi. Termasuk memperkaya varian produk agar tidak membosankan pelanggan.

Sempat bisnis meredup tetapi kini dia bangkit lagi. Kini dia mendisplinkan karyawan agar bekerja lebih teliti. Meliana memastikan setiap takaran cincau buatannya tepat. Kalau sampai takaran berbeda maka ia pastikan rasanya akan berubah.

Dia tidak takut dengan bermunculan usaha cincau lain. Asalkan dia mampu mengatur waktu tepat guna. Ia yakin bahwa usahanya akan lancar. Satu prinsip dipegang dia dan sang suami soal berbisnis: Orang pintar itu banyak di dunia ini, tapi orang yang berani mencoba sedikit.

"Bagi saya bisnis bukan untuk dipikirkan tapi dijalankan dengan baik," tutupnya.

3 Pelajaran Hidup (Bisnis) Kamu Tidak Akan Pernah Pelajari di Sekolah

Bagaimana Belajar Hal Baru Apapun Dengan Cepat



Pernah kah kamu merasakan bertahun belajar sesuatu di sekolah hanya untuk menemukan bahwa semuanya itu tidak berguna, ataupun lebih parah dari itu, semuanya salah?

Tidak ada hal mengecewakan kecuali menyadari bahwa apa yang kamu pelajari di sekolah atau di pelatihan tidak berguna di dunia nyata.
.
Selepas hidup dan bekerja di 6 negara berbeda, dan membiayai startup dari nol menjadi bisnis jutaan dollar hanya dalam 2 tahun.

"Saya menyadari bahwa ada strategi khusus kamu belajar 10x lebih cepat sambil meyakinkan kamu tidak akan membuat waktu belajar sesuatu yang sia- sia," tambahnya.

Kamu dapat belajar tiga hal berikut bagaimana kamu dapat dengan cepat belajar apapun dari nol:

1. Pelajaran #1: Hanya belajar apa yang paling kamu butuhkan

Menurut Heather R. Morgan, Pendiri Salesfolk, ia tidak pernah belajar khusus mengenai sejarah soal Mesir. Karena dia belajar tentang Arab ketika berkuliah. Dia ingin belajar tentang Mesir. Sejarah Mesir, terutama tentang ekonomi negara Spinx ini.

Bagaimana belajar mengenai pertumbuhan ekonomi di Mesir. Menurut Heather belajar tentang Arab bukan berarti akan membantu kamu belajar tentang Mesir loh.

Kamu tidak akan mampu masuk ke daerah pinggiran Mesir tanpa bahasa Arab- Mesir (Amiya). Belajar pun kalau cuma bahasa Arab biasa tidak akan membantu. Daripada belajar bahasa Amiya lewat buku, maka ia memilih belajar langsung ke supir taksi ataupun penjual di pinggiran Mesir.

Jika dia tidak paham akan sesuatu. Ia akan menulisnya di buku. "Saya akan menulis itu jadi saya akan dapat melihat kata itu di kamus atau bertanya kepada seorang teman asal Mesir," Heather bertutur.

2. Pelajaran #2: Bangaun fondasi awal sedini mungkin

Hal pertama yang dia belajar alphabet Arab secara online. Belajar mengenai alphabet mampu membawa dia dapat melihat petunjuk jalan. Mencari tempat maka nyaman di tempat dia berkunjung. Dan yang terpenting adalah dia dapat membuka kamus lebih mudah.

Setelah belajar mengenai alphabet, maka dia dengan mudah mampu menulis puluhan kata, dan frase dia butuhkan untuk hidup, seperti memesan makanan, ngobrol dengan pemilik toko, dan bepergian kemanapun.

Dia juga berlanjut belajar tentang menyapa, sanjungan, dan frase buat menanyakan arah, sekaligus bertanya apa yang dia suka dan tidak. Maka frase inilah menjadi landasan baginya belajar gramer dan menggunakan itu langsung.

Intinya menurut penulis adalah kamu belajar dari hal kecil menurut kebutuhan, maka kamu secara konstan akan belajar keseluruhan.

3. Pelajaran #3: Membuat banyak keselahan menjadi lebih baik daripada menjadi perfeksionis yang tidak pernah mencoba

Ada banyak temannya yang belajar tentang bahasa Arab. Namun, ketika mereka tiba di Mesir, mereka tidak merasa nyaman berbicara Arab dengan orang lokal. Pasalnya dialek Mesir kental membuat mereka yang sudah belajar Arab kurang nyaman. Mereka terpaku kepada buku teks Arab mereka pelajari di sekolah.

Alhasil mereka tidak belajar apapun untuk beradaptasi. Bukannya mencoba sebaik mungkin, mereka malah memilih bertahan dengan kepintaran mereka dan duduk di comfort zone mereka. Mereka memang pintar tetapi tidak berkembang.

Lain hal Heather yang tidak peduli membuat keselahan. Semangat entrepreneurship membuatnya lebih berani dalam mengambil resiko. Tentu, dia berharap tidak akan membuat kesalahan sama sekali, tetapi ia lebih mau memilih berusaha meski mempermalukan diri sendiri daripada tidak sama sekali.

Tentu, beberapa orang lokal akan mentertawakan dia, justru menurutnya itulah ice breaker atau penghancur kekakuan terbaik agar menyatu dengan penduduk sekitar. Berbeda dengan temannya yang sudah belajar bahasa Arab lima tahun, Heather sudah bisa memesan makanan, menelepon taksi, bahkan bernegosiasi.

Dia bisa bernego dengan para pemilik tempat sewa ataupun toko penjual. Strategi inilah yang membantunya masuk ke dalam budaya lokal, tidak cuma di Mesir, tetapi termasuk ke Korea Selatan, Turki, dan negara manapun dia kunjungi.

Dalam 2 tahun dia menyadari pertumbuhan bisnis miliknya tidak dipelajari di sekolah. Menjadi penjual hebat justru datang ketika dia mampu belajar beradaptasi. Dia juga mengandaikan bagaimana developer belajar tentang kode sendiri dan mengaplikasikannya.

4 Pelajaran Marketing dari Marketing Jenius DJ Khaled

Artikel Bisnis Pelajaran Marketing



Snapchat lagi ngetrend terutama bagi marketer membangun brand. Pelajar marketing berikut ini merupakan pelajaran dari selebriti DJ Khaled -seorang produser recording Amerika, host radio, DJ, dan label recod. Ia memilih menggunakan Snapchat agar lebih dekat dengan fans, membangun brand, serta menunjukan jati diri.

Ia menunjukan bagaimana merubah pola pikir haters. Bagaimana menggaet penggemar baru lewat segala dia soroti di apalikasi ini.

Tentu ada pelajar dapat diambil. Dia adalah marketer bagaimana membangun brand. Sebuah pelajaran yang diulik oleh Chirag Kulkarni, Co- Founder dan CEO Insightfully, melalui Inc.com. Ada empat hal bisa kamu pelajari dari cara marketing DJ Khaled. Bagaimana dia membangun brand besar lewat aplikasi Snapchat.

1. Kuasai satu media

Pernah kah kamu bertanya entrepreneur, murid, ataupun remaja siapa orang paling mereka favoritkan ikuti di Snapchat?

Maka DJ Khaled mendominasi hal tersebut. Dia menggaet segala kalangan lewat Snapchat, bahkan segala akan entrepreneurship. Jika kamu melihat sosial media lainnya, kamu tidak akan melihat selengkap Snapchat DJ Khaled.

Faktanya bahwa banyak teman mengajak dia agar bangun dan segera menulis hal baru untuk inspirasi setiap hari.

2. Jaga pesannya konsisten

Hal kesalahan dari seorang marketer lewat sosial media adalah merubah pesannya kesehari- hari.

Ketika orang berpikir tentang DJ Khaled maka pesanan topiknya adalah soal "we the best" ataupun soal hal- hal berhubungan dengan Hip- Hop yang dia produseri. Apakah mungkin dia akan merubah pembicaraan jadi musik lainnya? Mungkin tetapi dia tidak melakukannya, orang tidak akan tahu brand apa yang diangkatnya.

Seperti kamu harus memarketing diri kamu maka bicaralah satu bahasa, konsisten. Janganlah coba berbicara tentang sosial media sekarang dan billboard selanjutnya. Tetaplah konsisten, macam DJ Khaled.

3. Menjaga kata kunci atribut dan sinyal spesifik akan brand

Ketika Chirag pertama kali mendengar tentang DJ Khaled, mengikuti Snapchat -nya, maka ia menyadari hal banyak kata- kata memiliki kata kunci bertautan kuat, seperti "Kunci kehidupan", "Terberkahi", dan "Ayo kita lihat apa untuk makan pagi."

4. Tunjukan sisi sebenarnya kamu

Menunjukan diri kamu sebenarnya adalah karakeristik yang orang tidak banyak tunjukan. Utamanya seperti apa sih kehidupan entrepreneur, sekaligus selebriti, rapper, penghibur kesehariannya. 

DJ Khaled selalu aktif memposting sarapan dengan putih telur, sosis, dan air putih, ditambah status yang bulat utuh, kamu akan melihat dia bekerja keras untuk menulis yang memotivasi kita lebih bekerja keras. Paling baik dari seorang DJ Khaled ialah dia tidak lupa berkomunikasi dengan fansnya.

Survei Online Untung Berkat Bekerja Bersama

Profil Pengusaha Ryan Smith



Bisnis survei online itu mudah. Kamu tinggal mencari orang, lakukan survei, lalu menjual informasi tersebut ke para pemilik usaha besar. "Itu semuanya apa survei itu sendiri -itu merupakan wujud komponen analisis," jelasnya, Ryan Smith, CEO perusahaan paling menjanjikan di Amerika, Qualtrics.

Ia merupakan salah satu nama besar di bisnis survei online. Ryan sebenarnya mendirikan perusahaan sejak 2002, bersama sang ayah tapi tidak menemukan investor manapun selama dekade. Hingga Qualtrics lahir memanfaatkan booming era digital. Dimana perusahaan menghasilkan pendapatan sendiri senilai $50 juta.

Menurut cerita Ryan lewat Techcrunch. Dia mengatakan perjalanan panjang memodali sendiri lumayan asik. Ryan menceritakan bagaimana mereka datang ke pameran. Termasuk mencari tau bagaimana agar tidak ikut membayar masuk.

"Itu tertanam di DNA bahwa mereka sebenarnya menjalankan bisnis kuat," ujar Bryan Schreir dari Sequoia Capital. Dari sana melalui tekanan kuat, keterpaksaan (kepepet.red), mereka menjadi lebih kreatif dalam hal melihat kesempatan.

Termasuk memfokuskan diri dulu dibidang pendidikan. Selama tiga tahun, Qualtrics bertahan membangun diri bersama prospek bidang pendidikan. Bayangkan seorang Sarjana S3 mendatangi kamu, menjadi satu dari ribuan pelanggan selanjutnya, memintaan bantuan bagaimana mengadakan penelitian lewat survei.

Tidak mudah karena anak sekolahan selalui meminta upah. Mereka susah diajak kerja sama. Dimana ketika kamu mengadakan survei tradisional: Mereka akan fokus di tempat lain ketika pertanyaan pertama datang. Qualtrics memberikan aspek pemikiran tersebut, berpindah dari pendidikan menjual survei kepada pebisnis.

Survei sekolah


Mereka menjual kecil- kecilan. Sebagai perusahaan software apa yang mereka dapat kecil. Hanya saja, Ryan memiliki kepandaian dalam hal mengatur keuangan. Fakta kakak tertuanya, Jared, merupakan nama besar di teknologi -menjadi teknikal operator Google China- yang lantas ikut terjun bersama Ryan menjadi teknisi.

Lalu ayahnya merupakan profesor marketing di BYU's School of Business. Maka sang ayah, Sam Smith, jadi tumpuan Qualitrics masuk ke pendidikan. "Kami masuk ke Universitas bisnis dimanapun kami mau," jelas Ryan. Para mahasiswa marketing lantas membeli Qualtrics ketika mereka sudah diterima di perusahaan.

Salah satu klien yang bangga menggunakan software ini adalah JetBlue. Mereka kesulitan untuk mengukur opini konsumen soal penerbangan pribadi, dibanding sebagai perusahaan. Untuk inilah pendekatan online jadi krusial bagi Qualtrics mengangkat feedback dari penumpang JetBlue.

Bagaimana mengukur jam berapa penumpang berangkat ke Philadelphia, dimana selalu saja ada kesulitan ya karena banyak orang sibuk. Mereka selalu kepepet untuk mendapatkan kopi pagi. Maka perusahaan seperti JetBlue diharapkan mampu memberikan kopi gratis dan donat. Fleksibilita menjadi andalah dari software survei ini.

JetBlue sendiri pernah mengalami pengalaman buruk. Maka CEO JetBlue, Kyle Groff, kembali ke masa dia menggunakan software Qualtrics. Dia ingat betul menggunakan software familiar tersebut ketika lulu kuliah. Dan inilah kelebihan perusahaan yang telah membangun nama dari kecil.

Ryan sendiri mengaku permodalan panjang dibagi dua. Dia dan sang ayah, membagi keuangan sebanyak 50- 50, jadi keduanya lantas bekerja sama menjadi tim solid. Sebagai keluarga mereka memiliki visi sama akan software survei sekarang dan mendatang.

"Kamu harus seperti orang buta, makan apapun yang kamu bunuh (usahakan.red)," ujar Ryan.

Pertumbuhan pendapatan naik sejalan berbagai perbaikan. Qualtrics mengaku mengantongi 6.000 pengguna dan 550 pegawai bekerja bersama. Perusahaan asal Utah, Amerika Serikat ini, baru- baru saja membuka kantor di Dublin, menjadi yang selanjutnya dari kantor di Sydney, Seattle, dan Washington DC.

Dan Ryan menolak tawaran pembelian perusahaan senilai $500 juta, waktu itu, dia sudah berumur 33 tahun selama satu dekade menjalankan usaha tanpa bantuan investasi.

Kerja seimbang


Bagaimana menolak uang sebanyak itu?

Mungkin suatu saat, kamu akan menjadi pemilik sebuah perusahaan, dan ada orang yang berminat membeli perusahaan kamu. Maka Ryan Smith memberikan pencerahan bagaimana agar tetap bertahan bekerja tanpa berputus asa -jadilah seimbang antara kerja dan keluarga. Ia ingat bagaimana dia berkonsultasi bersama istri.

Jumlah segitu lebih banyak dibanding apa yang dihasilkan perusahaan. Lebih besar dibanding pendapatannya ketika itu menjalankan perusahaan. Dalam waktu 30 detik sebelum memutuskan, dia dan istri berbalik arah dan menolak menjual. Alasannya simple karena menganggap bisnis ini adalah bagian dari keluarga mereka.

Selama satu dekade mereka telah bekerja untuk perusahaan. Dia sudah nyaman menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga. Menjadi entrepreneur bukanlah masalah dalam keluarga mereka; sudah kebal soal masalah itu sendiri. Menjadi perusahaan prifat berarti semua modal merupakan hasil pembiayaan sendiri, ini susah sekali.

Satu keluarga sepakat membuat usaha Ryan tetap menjadi perusahaan keluarga. Itu tidak mudah menjadikan dia sukses di keluarga dan pekerjaan. Bagaimana dia tetap kompak dengan ayah dan saudara laki- lakinya. Ini bukan soal pendapatan minim mendadak kaya seketika; ini soal kerja bersama penuh kegembiraan.

Menjadi pengusaha sekaligus kepala keluarga sangat liar. Seperti pesawat yang bisa berubah arah seketika, ia harus mengetahui arah angin, maka dibutuhkan satu orang sebagai kemudi keluarga. Dan lainnya akan jadi bagian sistem pesawat. Kembali ke rumah dan menghabiskan weekend bersama anak, esoknya Ryan harus bersiap.

Ketika seseorang bertanya tentang tanggung jawabnya. Maka dia menjelaskan:

1. Seorang suami
2. Seorang ayah
3. Seorang anak laki- laki
4. CEO
5. Atasan
6. Saudara
7. Seorang cucu
8. Seorang teman

Dia mencatat jika dia membawa sang istri berkencan dan membawakan bunga banyak, menjadkan rasanya dia itu seperti suami baik. Dan jika dia mengajari putri kecilnya cara menaiki sepeda, dia menjadi sosok ayah yang lebih baik.

Berbeda dengan pengusaha yang hanya usaha, memiliki rencana masa depan tahunan adalah kelebihan. Tapi pengusaha sekaligus family man seperti dirinya butuh rencana mingguan. Dia mencatat semua hal bagaimana agar menjadi seimbang antara bisnis dan keluarga.

Pekerjaan mingguan Ryan adalah:

1. Sebagai suami -mengajak istri makan malam dan memberi bunga
2. Sebagai ayah -mengajar putrinya naik sepeda
3. Sebagai anak -mengunjungi orang tua. Menggabungkan poin 2 & 3

Ryan sadar bahwa orang akan berencana satu fase hidup. Tetapi dia memilih mebuat berbagai fase rencana jangka pendek. Karena menurutnya orang seperti -merencanakan saty fase hidup- akan jadi lupa langkahnya bagaimana mencapai tujuan utamanya, bahkan kalau sudah tercapai mereka bingun apa lagi selanjutnya.

17 Pengusaha Muda Indonesia Masuk Forbes

Pengusaha Muda Indonesia



Anak muda Indonesia kembali mengharumkan nama Indonesia. Jika disana ada Ryo Haryanto, inilah tujuh belas anak muda mengharumkan nama Indonesia melalui entrepreneurship. Tidak tanggun- tanggung karena dari semua negara di Asia Tenggara, kita menyumbang paling banyak.

Dan uniknya, ketika menyabet hampir keseluruhan kategori, di setiap kategori ada pemuda- pemudi kita yang berusia dibawah 30 tahun. Seperti judulnya yaitu 30 Under 30 Forbes Asia. Ini merupakan satu ajang khusus penganugrahan bergengsi untuk entrepreneur dibawah 30 tahun. 

Selain daftar orang terkaya, majalah Forbes memang sedang getolnya memperhatikan Asia. Terutama ikut mengantisipasi lahirnya miliarder baru dunia.

Empat anak muda khusu di bidang tekonologi. Mereka, entrepreneur muda sukses berkat layanan aplikasi. Seperti Kevin Aluwi, salah satu pendiri sekaligus CFO -nya aplikasi Gojek; Benny Fajaria, salah satu pendiri Qlapa; Arief Widhiyasa, salah satu pendiri Agate Studio; Fery Unardi, salah satu pendiri sekaligus CEO Traveloka.

Uniknya, total ada 17 anak muda asli Indonesia, mereka merepresentasikan semangat perjuangan Indonesia sendiri, mereka merepresentasikan Hari Kemerdekaan kita. Inilah mereka:

Kategori Entertainment & Sport

1. Joey Alexander Sila, 12 tahun, Musisi

Arts

2. Helga Angeline Tjahjadi, 25 tahun, salah satu pendiri Burgreens

Retail & Ecommerce

1. Carline Darjanto, 28 tahun, Entrepreneur
2. Merrie Elizabeth, 28 tahun, CEO & Creative Director Blobar Salon
3. Yasa Paramita Singgih, 20 tahun, Pendiri & President Men's Republic
4. Ferry Unardi, 28 tahun, salah satu pendiri & CEO Traveloka

Finance & Venture Capital

1. Moses Lo, 27 tahun, Pendiri & CEO Xendit
2. Abraham Viktor, 23 tahun, salah satu Pendiri & CEO Taralite

Entreprise Tech

1. Abraham Ranardo, 25 tahun, salah satu Pendiri Mailbird

Consumer Tech

1. Kevin Aluwi, 29 tahun, salah satu Pendiri & CFO Gojek
2. Benny Fajarai, 25 tahun, salah satu Pendiri Qlapa dan Kreavi
3. Arief Widhiyasa, 28 tahun, salah satu Pendiri Agate Studio

Social Entrepreneur

1. Heni Sri Sundani Jaladara, 28 tahun, Pendiri Smart Farmer Kids In Action & AgroEdu Jampang Community
2. Muhammad Alfatih Timur, 24 tahun, salah satu Pendiri & CEO Kitabisa

Healthcare & Science

1. Mesty Ariotedjo, 28 tahun, salah satu Pendiri WeCare.co.id
2. Leonika Sari Njoto Boedioetomo, 22 tahun, Pendiri & CEO Reblood

Korban Lapindo Kuliahkan Anak Berkat Pepaya Calina

Profil Pengusaha M. Syifa 



Kisah korban lumpur Lapindo itu bernama M. Syifa. Disebutkan oleh pewarta Sidoardjonews.com, pria 54 tahun ini memang dikenal petani kuat. Pernah sekali ia membudidayakan buah blewah, itulah buah musiman yang rasanya segar dimakan. Sayangnya, keberuntungan belum dipihaknya jadi dia memilih usaha lain yang sejenis.

Dia seorang petani asal Desa Kandang RT 09 RW 05 Kec. Krumbung, Kabupaten Sidoarjo. Merupakan sosok petani ulet setiap hari bangun menaburi tanahnya dengan bibit blewah. Ia berharap menghasilkan buah yang berkualitas. Hanya tanah tersebut ternyata tidak cocok ditanami tanaman blewah hingga mati.

Sejak kecil ia memang menyukai bercocok tanam. Mulai blewah, mentimun emas, kegiatan bercocok tanam yang awalnya cuma sekedar mengisi waktu luang. Pria beranak delapan ini kesehariannya merupakan guru pengasuh santri. Sampai dia menjadi korban lumpur Lapindo yang menyesengsarakan hidup orang banyak.

Tetapi tidak mengurangi kegigihan bercocok tanam Syifa. Atas saran seorang temannya, ia lantas beralih ke bisnis pepaya, bercocok tanam pepaya Thailand

Diejek petani


Dia disarankan oleh teman menanam pepaya Thailan. Ia pun berangkat ke Trubus Surabaya membeli benih tersebut. Sayang pepaya Thailand tersebut ternyata tidak didapatkan. Lantas pemilik toko menyarankan dia bercocok tanam pepaya Kalifornia atau Calina.

Saran tersebut diikuti Syifa tanpa pikir panjang. Dibawalah benih pepaya Calina, yang katanya berasal dari negeri Amerika sana. Lima saset ditangan berisi dua puluha biji seharga Rp.30 ribu. Ia menaburkan benih itu ke tanah. Namun, sekali lagi kegagalan ditemui oleh Syifa, bedanya dia tetap ngotot.

Ia meyakini akan sukses. Jadi dia tidak memilih tanaman lain. Meyakini kegagalan diawal merupakan proses yang harus dilaluinya. Percaya akan insting, dia melanjutkan menanam pepaya Calina, "mungkin langkah awal saya untuk melatih kesabaran dan lebih mengenal tentang pertanian," imbuhnya.

Suami Nur Wasilan ini meyakini bahwa Allah pasti menjawab keseriusannya. Kegagal tidak dihitung, terus ia menanam sambil mencari informasi tentang tanaman tersebut. Bahkan dia membeli dua kali lipat dari jumlah bibit sebelumnya dibeli, yaitu sepuluh saset.

Total 200 biji disebar hanya menjadi saratus tiga puluh pohon. Itu saja masih ada pohon yang mati. Jadi dia cuma menghasilkan saratus dua puluh tujuh. Empat bulan berlalu dan pepaya akhirnya berbunga. Hingga ia sekarang menikmati buahnya dipetik. Dalam seminggu pepaya dipanen dua kali, sekali menghasilkan dua kintal.

Pernah sekali dalam proses menanam pepaya dia diejek. Lantaran harga pepaya murah di pasaran. Ngapain menanam pepaya kalau tak laku dijual. "Keuntungan didapat dari mana," kenang Syifa. Gagal dan omongan orang malah menjadi semangat dia menanam lebih banyak. Tanah seluas 1,7 hektar ditanami pepaya Calina semua.

Memang menanam pepaya tidak semudah omongan. Pepaya barulah akan mengeluarkan bunga setelah 6 bulan, setelah 8 bulan sudah tumbuh buah pepaya. Panen menghasilan dua kwintal dijual Rp.350 ribu. Dia menghasilkan omzet sekitar Rp.5,6 juta. Satu tahun minimal pemasukan sampai Rp.60 juta terangnya.

Berkat sabar


"Saya pun menyekolahkan anak- anak saya ke perguruan tinggi," tuturnya. Dalam proses pemasarannya juga tidak ribet. Dia yang kini sudah menjadi Pimpinan Anak Cabang Jam'iyattul Qurra' Wal Huffaz (JQH) NU, Kec. Kerumbung, mengaku pembeli malah datang sendiri. Tidak perlu lah jauh- jauh dia menjual ke pasar tradisional.

Meski begitu lagi- lagi omongan datang. Dia tetap yakin bahwa pepayanya tidak akan cuma dibeli kalangan sekitar.

"Nandhor kates piro kayane, nandhure yo suwe," ejek tetangga.

Alumni SMP N 1 Porong ini tetap bersikukuh budidaya pepaya. Hasil nyata ditunjukan Syifa lewat membeli mobil dan mampu menyekolahkan delapan anaknya. Karena dia memang menyukai bercocok tanam, maka dia tidak merasakan letih mengerjakan.

Dia terkadang dibantu istri dan anak ketika panen. Selain pepaya, dia merambah cabe, terong, dan melon di kebun di sela- sela pohon pepaya. Syifa juga menanam pepaya jenis merah delima dari Solok Sumatera, lalu pepaya Solinda dari Bangkok, Thailand.

Ekpansi bisnis Syifa termasuk memproduksi bibit sendiri. Lewat gelas plastik bekas air mineral ditaburi bibit hasil tanamannya. Akhirnya tetangga ikutan membeli bibit dan pelanggan juga membeli bibit. Mochamad Syifa menjual pepaya secara satu seharga Rp.6.000 sampai Rp.7.000, yang rasanya manis, atau datang ke rumahnya.

Kata Motivasi Tantangan Terbesar Pengusaha Muda


"Tantangan terbesar kamu sebagai entrepreneur bukanlah bagaimana menutupi ide kamu agar tetap menjadi rahasia, tetapi tentang bagaimana meyakinkan orang bahwa kamu sebenarnya tidak gila dan kamu bisa membuktikan hal tersebut," Sean Parker, co- founder Facebook.

Pengusaha Lebih Jago Urusan Seks di Ranjang

7 Alasan Daya Seksualitas Mereka Tinggi 



Sosok entrepreneur memiliki kepercayaan diri luar biasa. Dikutip dari situs Elitdaily.com, entrepreneur itu sebenarnya lebih seksi dibanding sosok profesional, seperti dokter, selebriti, misalnya. Mereka entrepreneur merupakan sosok lebih radikal mengolah impian mereka. 

Mereka juga bisa kombinasi menakutkan pengambil resiko -menggabungkan pionir dan kreatif original- itu sangat langka. Mereka juga mampu merubah fantasi terdalam mereka menjadi kenyataan.

Dan meski mungkin pandangan kita berbeda tentang kata "seksi", kita tidak bisa menolak mereka "langka" yang juga berarti "seksi".

Itu tidak semudah atau kosong berbicara sekedar kebabasan finansial. Mereka entrepreneur bukan cuma satu permainan tentang uang saja. Tetapi karena rasa kekaguman kita bahwa mereka mampu membawa nilai lebih jauh. Semuanya adalah bahwa uang tidak seberapa, tetapi nilai visioner merupakan hal termahal milik mereka.

Intinya kamu berhubungan dengan pengusaha bukan soal uang. Pandanglah jauh, mereka memiliki visi yang menggerakan mereka dari bawah seperti penari dan aktor. Mereka seksi langka diantara sosok pria atau wanita lain yang pernah kamu temui.

Itulah kenapa Elit Daily menyimpulkan bahwa pengusaha jago urusan ranjang. Berikut tujuh poin penjelasan lebih lanjut apa yang kita bahas diatas.

1. Mereka adalah pengambil keputusan terbesar

Pengusaha atau entrepreneur merupakan pengambil resiko keras. Mereka keras kepala membangun bisnis, juga menginvestasikan pemikiran mereka yang meluap dan memiliki kepercayaan diri asli tentang visi yang jadi kekuatan mereka.

Menemukan sesuatu yang biasa didepan kamu hal biasa. Bayangkan diri kamu bersama mereka yang tidak monoton, tidak bercinta di tempat sama, waktu yang sama, malam demi malam. Akan ada perasaan hebat ketika sosok didepan kamu memiliki hidup menakjubkan memiliki seksual menggebu dan berbahaya.

Helo, pengusaha adalah sosok tanpa beban, mereka adalah orang sukses mengendalikan diri mereka dan juga keuangan mereka -pengusaha sejati tau kapan mereka berhenti sejenak.

Seks merupakan hal tentang menggabungkan rasa kejut dan merinding sebanyak mungkin. Itu sudah sangat mengakar dalam diri pengusaha. Maka pengusaha akan memberikan kamu pengalaman seksualitas yang juga menembus batasan diri mereka sendiri.

Bayangkan seksi di ruang konfrensi, tempat umum ataupun di kamar mandi -tidak ada tempat tidak cukup bagi pengusaha sejati.

2. Mereka ambisius dalam hidup juga di ranjang

Kamu harus benar- benar ambisius agar selamat hidup dalam entrepreneurship. Akan sangat sulit jika hidup dalam ketidak pastian butuh tenaga dan akar menguat -mengakar bahwa kamu percaya kamu bisa. Satu hal buruk tidak akan cukup menjatuhkan pengusaha di tengah jalan.

Maka sifat ini, ambisi yang tidak terbendung, yang meliar dalam ketatanya kompetisi maka akan diadaptasi di kehidupa seksual.

Etik kerja baik dibawa sampai ke urusan ranjang. Tidak ada yang menghentikan bahkan ketika jam itu mulai menunjukan waktunya malam, dan dia akan bangun sangat pagi besok. Pokoknya sampai ia mencapai titik klimak tertinggi, seks menyenangkan, pengusaha akan tetap berlanjut melanjutkan. Mereka menjadi bintang seksual.

3. Mereka tidak takut meminta apa yang mereka inginkan

Sangat sulit mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan di dunia yang kejam, dingin, serta berputa liar, maka adalah pengusaha merupakan seseorang yang berterus terang.

Pengusaha sadar kita hidup sendiri di kehidupan, dan tidak satupun akan memberikan semua keinginan kamu di tangan kamu. Pengusaha punya keberanian "memaksa" keinginan mereka. "SAYA MAU INI. BISAKAH KAMU BERIKAN ITU KE SAYA".

Banyak orang terlalu malu meminta, terlalu khawatir dan terlalu harga diri soal meminta sesuatu, maka jadilah hidup mereka dalam ketidak kepuasan. Perasaan tidak mampu menerima kepahitan kehidupan sepanjang hidup merupakan hal tidak seksi. Itu sangat menjauhkan ke sifat erotisme seksual.

Seorang pengusaha akan mengatakan apa yang mereka akan lakukan agar membuat pasangannya menjadi bersemangat bercinta.

"Saya tidak tahu tentang anda, tapi bagi saya sendiri, seks adalah aktivitas kolaboratif. Saya mendapatkan bersemangat tentang prospek mengubah anda horny seperti yang anda lakukan balik ke saya jadi horny. Ini sangat menakjubkan , contoh utama dari kerja sama tim membuat pekerjaan impian," tulis Zara Barrie.

4. Mereka menikmati proses seperti halnya hasil

Mereka mulai dari menemukan bisnis, menjadi CEO sendirian dan memiliki daya kreatifitas yang tinggi dalam dunia bisnis panjang, melelahkan, dan sangat tidak bisa ditolak mendorong kamu keluar. Kesuksesan mereka sangat jarang terjadi dalam semalam.

Pengusaha harus mengikuti alur perjalanan, menikmati proses, menikmati proses mencintainya sama halnya mereka mencintai hasilnya.

Maka itu akan tercermin dalam seks. Itu tidak cepat, tidak berarti, bukan perjalanan tanpa emosi mencapai apa itu klimaks seksual ketika kamu berhubungan dengan pengusaha.

Seorang pengusaha atau entrepreneur akan meluangkan waktu terbaik menelusuri keindahan bak kuil setiap sisi tubuh pasangannya, mendekati dan menikmati jalan panjang seksualitas.

5. Mereka memancarkan rasa percaya diri yang melekat

Itu sangat absolut, akan jatuh rasanya bercinta dengan orang yang tidak percaya diri. Sama halnya tidak rasa tidak mungkin rasanya dengan ambisi tak tertahankan, keberanian, dan daya dorong entrepreneurship jika pengusaha tanpa rasa percaya diri.

Itu bukan masalah bagaimana fisik kamu atau juga six pack kamu bentuk; percaya diri adalah daya rangsang tidak terelakan.

Kepercayaan diri sejati mampu memberikan daya tarik dimanapun, istilahnya kamu tanpa ragu membuka baju (dalam arti positif) karena terangsang oleh daya pikatnya (pengusaha) karena daya kepercayaan diri terpancar sangat menyegarkan seksi.

6. Mereka rela meninggalkan agenda mereka

Pengusaha sangat adaptif soal perubahan pasar dan tumbuh dengan segala model bisnis. Pengusaha bukanlah anak kecil keras kepala, memiliki formula bagaiman cara kamu mencapai kesuksesan- ketika itu tidak lagi berhasil.

Pengusaha sukses punya paham bahwa meski menenangkan punya rencana, tetapi seorang pengusaha mau saja untuk merubah rencana menyesuaikan ritme di dunia tidak terprediksi ini.

Maka sama halnya soal seks. Pengusaha harus mau meninggalkan ide bagaimana jalan dimana jalan menuju seks terbaik, dan bukanya, menyerah dalam tekanan, momentum panas menekan.

7. Pengusaha tau bagaimana mengendalikan situasi

Entrepreneur merupakan pemimpin, bukan sekedar pengikut. Mereka ditakdirkan memimpin keabu- abuan, tempat kerja tanpa karakter dari nilai 9 sampai 5.

Mereka lapar akan independensi diri -tanpa masalah mengambil isu tentang memerintah atau bahkan menjadi sosok besar, bos "jahat".

Bagaimana orang seksi tidak khawatir akan kekuatan dirinya? Di dunia dimana kita menunjukan usaha kita ke banyak orang -mulai tampang, karir, keluarga, teman- itu sama sekali tidak fucking SEKSI untuk orang yang orang lain mengontrol hidupnya kan?

Miliarder Seksi Ivanka Trump Membagi Rahasia

Negosiasi Ala Putri Cantik Donald Trump 



Meski terlahir di kalangan orang kaya. Ivanka Trump membuktikan bisnis sudah mendarah daging. Ia merupakan wakil presiden untuk pengembangan dan akuisisi Trump Organization. Dia juga berbisnis bidang fasion lewat Ivanka Collection. Dalam tulisanya menyebutkan Ivanka belajar banyak tentang bernegosiasi.

Ia mengambil beberapa kasus seperti halnya: Menegosiasikan pengembangan kembali Paviliun Kantor Pos dari Pennsylvania Avanue di Washington DC. Juga termasuk mengakuisi tempat ikonik seluas 800 kb dari Doral Resort & Spa -dilakukan selepas melahiran putrinya, Arabella, di tempat tidur.

"Berbicara tentang anak-anak, saya dapatkan tempat untuk mengasah kemampuan negosiasi saya setiap hari di rumah; tidak ada negosiasi lebih agresif dari anak -dan saya memiliki dua!" Trump menulis.

Dia memiliki atribut negosiasi yakni "persiapan teliti, memiliki temperamen, dan cinta sejati dari permainan itu, " dan ia berbagi sembilan aturan untuk negosiasi bahwa siapa pun dapat mengikuti, untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Dari sembilan tersebut, Business Insider memilih yang terbaik yaitu 6 hal, yaitu:

Periapkan tujuan mu kedepan

Apakah kamu mau mencari peningkatan ataupun menegosiasikan jadi lebih fleksibel secara waktu, maka dia  menjelaskan mengetahui apa yang ingin kamu capai sebelum melakukan negosiasi merupakan "aturan emas". Ivanka menyebut banyak orang mengabaikan hal tersebut ketika bernegosiasi.

"Tanpa rencana, anda telah mengizinkan pihak lawan untuk mendefinisikan tujuan anda, bukan sebaliknya," tulisnya.

Cobalah memahami tujuan orang lain

"Hal paling berharga yang anda dapat lakukan secara benar adalah mengidentifikasi prioritas utama orang lain," Trump menulis.

Sewaktu biasa saja tujuan utama orang tersebut tidak bersinggungan dengan punyamu. Mulai dari sana maka kamu bisa memberikan apa tujuan mereka jadi mereka merasa telah menang (padahal kamu lebih menang).

"Ya, negosiasi adalah tentang uang dan kelas bawah, tetapi banyak sekali, itu jauh lebih dari emosional dan kompleks dari itu," tulisnya.

"Menyadari bahwa hasil ekonomi mungkin tidak menjadi prioritas utama pihak lain memberi anda akan lebih banyak chip untuk bermain dengan dan akan memungkinkan anda untuk mencapai hasil yang lebih baik daripada anda mungkin telah mengantisipasi," paparnya lagi.

Bernegosiasi secara personal, lebih baik di wilayah sendiri

Jangan bernegosiasi melalui email, Ivanka mengingatkan.

"Ini (email) adalah bunuh diri yang menguntungkan pihak lebih lemah dengan memungkinkan mereka untuk menghindari konfrontasi langsung dan mengambil lebih banyak waktu untuk kerajinan respon yang kuat." Dan itu mudah untuk salah menilai nada melalui email, yang bisa menjadi masalah, katanya.

Perhatikan bahasa tubuh kamu

Cara pembawaan kamu meskipun tengah duduk itu penting. Dia memberi catatn kebanyak komunikasi kita merupakan non- verbal meyakinkan lewat ekspresi muka, gestur, postur, dan elemen suara, seperti pertanda.

Maka saran dia: Jangan gelisah. Jangan bermain dengan kuku atau mengetuk kaki. Janganlah duduk di tepian tempat duduk mu karena itu akan membuat kamu tampak canggung. Jangan beprasangka dulu dan mengetuk kuku jari karena itu menunjukan agesifitas atau juga kekhawatiran.

Jangan menyilangkan tangan mu secara protektif karena itu akan terlihat lemah dan terintimidasi.

"Terlepas dari seberapa cepat detak jantung andamengalahkan, duduklah tegak, buatlah kontak mata, dan fokus pada pernapasan merata," Trump menulis.

Mendengarlah lebih dari bicara

Ketika orang tidak nyaman, dan banyak orang ketika bernegosiasi, maka akan mulai bergumam jadi satu alat menutup kevakuman pembicaraan.



"Beberapa negosiator terkuat saya tahu hanya duduk dan mendengarkan. Semakin sedikit mereka terlibat, semakin besar kemungkinan orang lain untuk tergelincir dan menawarkan informasi yang mereka dinyatakan akan terus dijaga," katanya.

Beriaplah untuk mengikhlaskan

Jika segala sesuatunya menjadi memanas atau kamu tidak memiliki halaman sama tentang maksud tertentu, kamu selalu bisa menyarankan beberapa hari untuk berpikir tentang sesuatu dan terkoneksi.

"Negosiasi bisa kembali ke jalur cukup cepat ketika anda membiarkan orang memiliki waktu mendinginkan," tulisnya.

5 Jalan Meluncurkan Perusahaan Agar Tetap Kuat

Artikel Bisnis: Menumbuhkan Perusahaan 



Mencari tau elemen apa yang menumbuhkan bisnis kita. Scott Belsky, presiden direktur Adobe sekaligus pendiri startup Behance, memiliki sedikit banyak penjelasan mendetail. Dikutip dari situs Entrepreneur.com, apakah membuat kesuburan dalam binis: Kreatifitas seimbang, kolaborasi, serta pandangan yang dijalankan.

Berikut tips buat kamu pengusaha startup. Bagaimana meluncurkan perusahaan yang akan tumbuh subur. Bukan pendek dan berhenti ditengah jalan, tetapi panjang bahkan menjadi besar:

1. Sadari batasan

Pengusaha itu perfeksionis terkadang, tetapi ternyata menjadi pengusaha berarti menjadi master dalam halnya mendelegasikan. Kamu tidak bisa mengerjalan semuanya sendiri. Menyalahkan orang lain karena hasilnya tidak sesuai harapan kamu.

Bahkan pengusaha sekelas Calvin Klein juga punya delegasi. "Tidak satupun berkata tentang mereka, tetapi mereka memilik orang- orang tersebut," tutur Belsky.

2. Butuh melihat jauh sebelum mempekerjakan

Bagi Belsky, orang dalam startup lebih utama dibanding produk itu sendiri. Meluncurkan perusahaan adalah pelatihan panjang dalam ketidak pastian. Butuh penegasan berulang bahwa perusahaan berbasis pelayanan itu butuh pasak- pasak kuat untuk bertahan. Dalam hal ini agar sanggup menghadapai badai dibutuhkan kerja tim.

"Kamu pasti akan salah, ataupun paling tidak 50 derajat kesana," ucap Belsky. "Tetapi dengan penempatan orang- orang tepat, anda akan menaha itu -meski bersama beberapa orang tidak tepat."

3. Jangan biarkan strategi menggantikan eksekusi

Ketika memenuhi logistik penting, malah tim kerja kamu sibuk memikirkan bagaimana sampai di titik A ke titik B dibanding melakukan tugasnya nyata, maka kamu bermasalah.

"Saya tidak menyukai proses," jelasnya. Baginya mempelajari proses sebenarnya tidak cocok. Baginya itu bahkan nampak seperti kotoran dalam penetapan.

Ini dibuktikan 10 tahun lebih bekerja menjadi CEO Behance, menyimpulkan bahwa menetapkan strategi terlalu komplek terkadang menunjukan kurangnya kepercayaan diri. Dibanding kamu terlalu sibuk akan satu masalah dalam proses, kenapa tidak mundur selangkah, membuat ruang keputusan untuk kamu bernafas.

4. Jangan meniru kompetitor

Bagi kebanyakan entrepreneur, tugas meningkatkan layanan serta produk tak akan berhenti. Masuk waktu ketidak percayaan diri, penting bagi kamu percaya akan visi dan jangan membandingkan diri kamu dengan sosok kompetitor, saran Belsky. Apa yang bekerja bagi mereka belum tentu bagi kamu dan pasar spesifik kamu.

5. Ikuti blueprint kamu sendiri

Terkadang media masa cuma membahasa spektakuler entrepreneur atas pertumbuhan monster. Ini bukanlah cara adil menilai seorang entrepreneur sukses atau tidak. Semua perusahaan mengalami masa pertumbuhan berapapun kecepatannya.

Dalam pemikirian Belsky, entrepreneur yang berhati- hati, terkendali dan tidak khawatir untuk "membunuh rasa sayang mereka" akan berada di puncak. Ketika kamu cuma memandang bagaimana membuat uang. Maka kamu akan kehilangan pandangan apa yang lebih berharga, seperti halnya pegawai kamu.

"Anda hanya mulai khawatir tentang uang," katanya, "dan bukan tentang produk atau orang-orang."

Tukang Sol Sepatu Naik Pangkat Pengusaha

Profil Pengusaha Rodolfo Getes 



Karena penuh dedikasi, Rodolfo Getes mendapatkan kemujuran. Bagaimana tidak dari tukang bikin dan memperbaiki sepatu. Kini, sejak 2012, dia menjadi franchisor perusahaan milik bosnya Mr. Quickie. Secara langsung sang pemilik, Emiliano Caruncho III, memberikan kesempatan super langka tersebut.

Mr. Quickie sendiri merupakan usaha perbaikan sepatu dan tas waralaba. "Disaat tahun itu saat pesta Natal, saya menjadi salah satu dari dua pegawai berprestasi," tuturnya. Nah, si Getes ini sendiri bekerja untuk Emiliano di cabang Mr. Quickie, cabang SM North Edsa sejak 1985.

Sang atasan lantas menawarkan mengambil cabang Isetann. Dua puluh lima tahun kemudian, setelah dia bisa berprestasi dalam bekerja, akhirnya tukang sepatu tersebut mendapatkan cabangnya. Pegawai berprestasi yang sangat loyal selama 10 tahun, dianggap cocok menjadi kepala franchise. Pada dasarnya ini sebuah promosi.

Tetapi lebih dari itu. Dimaksudkan bagi mereka pegawai yang bermaksud mau pensiun dini. Para pegawai dimanapun jabatannya bahkan pegawai yang notabennya rendahan sekalipun bisa. Cukup mendaftarkan diri ke bagian pengembangan perusahaan.

Tambahan lain Mr. Quickie juga memberikan pinjaman rumah buat usaha, ataupun membawa pinjaman dari Bank Pulau Filipina, Ka- Negosyo, juga memberikan pinjaman biaya franchise. Hanya saja, di kasus Getes tidak perlu membayar apapun, tinggal terima limpahan gerai franchise sudah laku. Dia dipilih karena loyalitas serta kerja keras.

"Ketika saya mengambil alih gerai, saya tidak perlu membayar apapun. Dan saya sudah diberi perlengkapan dan bahan saya butuhkan untuk menjalankan," jelasnya senang. Hanya saja butuh waktu 10 tahun sampai hal itu terjadi didepan mata.

Loyalitas pegawai


Akhirnya itu menjadi gerai miliknya, dibawah namanya, di tahun 2012. Pegawai itu menjadi pengusaha tidak perlu mengeluarkan biaya. Getes tidak memiliki apapun tetapi sanjungan. Atasannya sangat tulus memberikan dia semuanya.

Kita cukup kita menjadi loyal, bekerja keras, sampai akhirnya kebaikan kita terbalas.Jujur sekarang hidup Getes berbeda. Lebih stabil secara finansial karena bisnis sendiri. Jika tidak, dia menilai mungkin suatu ketika dirinya akan melompat ke pekerjaan lain.

Beruntung karena Getes memilih bertahan dan hal tersebut dinilah oleh sang atasan.

Selain Getes menjalankan gerai tersebut juga mendapatkan bantuan. Ini menjadi masalah keluarga -menjadi bisnis keluarga dimana istri dan anak ikut bergabung. Mereka tanpa sungkan membantu memperbaiki sepatu ataupun tas. Keahlian mereka tersebut didapatkan oleh pelatihan Getes sendiri.

Jika bukan karena dari keluarga, maka Getes tidak akan bertahan. Ini karena kecintaanya akan memperbaiki sepatu tetapi dia butuh semangat. Tidak mudah menjadi loyal sekaligus bekerja keras bersamaan. Jadilah kita sosok industrialis. Jadilah kita sosok mencintai pekerjaan, dan cintalah apa yang kamu kerjakan.

Meski dia kini seorang pengusaha tetapi tetap memperbaiki sepatu. "Tetapi saya mencintai pekerjaan saya, dan saya mencinta apa yang saya kerjakan," jelasnya. "Saya tidak mampu mengeluarkan hal tersebut dari dalam sistem."